#2 Telur Asin : Bahaya Kolesterol Dan Hipertensi Yang Mengintai | Its Time Press "Enter" to skip to content

#2 Telur Asin : Bahaya Kolesterol Dan Hipertensi Yang Mengintai

BIBIT

Semua masyarakat pasti sudah pernah mengkonsumsi telur asin.

Telur yang seringnya berasal dari telur itik ini memang sudah menjadi lauk yang sangat umum dikonsumsi. Selain manfaat dari telur asin yang banyak, kandungan gizinya yang tinggi juga dibutuhkan oleh tubuh kita.

#1 Telur Asin : 15 Kandungan Gizi, Manfaatnya Bagi Tubuh Kita Dan Kabar Adanya Telur Asin Herbal

Namun ada satu hal yang perlu diwaspadai oleh kita terkait dengan telur asin. Hukum alam mengatakan jika sesuatu dikonsumsi dengan berlebihan pasti menimbulkan dampak buruk bagi yang mengkonsumsi. Tidak terkecuali dengan telur asin ini.

Rasa yang asin justru bisa menjadi bumerang jika dikonsumsi secara berlebih. Berikut beberapa bahaya telur asin yang perlu kita waspadai agar saat mengkonsumsi telur asin kita menggunakan takaran yang pas

Telur asin mempunyai kandungan garam atau Natrium Clorida yang tinggi dan kandungan garam ini mmepunyai beberapa efek bagi kesehatan kita.

WHO (World Health Organization) atau Lembaga Kesehatan Dunia menyarankan asupan garam hanya 5 gram (setara dengan natrium 2.000 mg) per hari. Jarang sekali seseorang bisa mengalami kekurangan natrium, kecuali bila menderita diare, kekurangan gizi, dan gagal jantung.

Sebaliknya, terlalu banyak natrium juga jelas tidak baik bagi kesehatan dan dapat menimbulkan berbagai gangguan. Maka sebutir telur asin diperkirakan sudah memenuhi 30% dari jumlah yang dibutuhkan tubuh dalam sehari.

Apa sajakah efek jika badan kita terlalu banyak menerima garam?

  • penimbunan cairan di dalam tubuh, yang dapat menyebabkan pembengkakan di kaki serta meningkatkan beban kerja jantung.
  • hipertensi, sehingga meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal.
  • meningkatkan risiko kanker lambung. Hal ini karena konsumsi garam yang tinggi dapat meningkatkan pertumbuhan Helicobacter pylori, yaitu bakteri yang dapat menyebabkan peradangan dan ulkus lambung, serta meningkatkan risiko kanker lambung.

Selain natrium, telur asin juga mengandung kolesterol sekitar 300-600mg sesuai proses pembuatannya. Menurut manajer dari Nutrition Research and Head of Glycemic Index Research Unit di Temasek Polytechnic’s School of Applied Science Dr Kalpana Bhaskaran konsumsi sebutir telur asin bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh, melebihi jumlah yang direkomendasikan setiap harinya yaitu 300 mg.

Kuning telur asin (100 gram) mengandung kolesterol sebanyak 955 mg. Satu butir telur bebek asin (70 gram) mengandung 260 mg kolesterol. Kandungan kolesterol pada satu telur bebek lebih tinggi dibandingkan pada satu telur ayam yang mengandung sekitar 170-200mg kolesterol.

Kolesterol tinggi bisa menyebabkan aterosklerosis, di mana penumpukan plak terjadi di dinding pembuluh darah arteri. Hal ini bisa menyumbat aliran darah sebagian atau seluruhnya dan menyebabkan penyakit jantung koroner.

Jika aterosklerosis terjadi pada pembuluh darah arteri yang memasok darah ke jantung (arteri koroner), Anda mungkin akan merasa nyeri dada (angina) dan gejala penyakit jantung koroner lainnya.

Seiring waktu, plak bisa pecah dan menyebabkan gumpalan darah terbentuk di permukaan plak. Jika gumpalan darah cukup besar, hal ini bisa menghalangi aliran darah ke jantung dan membuat otot jantung kekurangan oksigen. Jika aliran darah tidak pulih dengan cepat, bagian otot jantung mulai mati dan serangan jantung bisa terjadi.

Itulah bahaya yang mengintai dari sebutir telur asin. Namun jika kita mengkonsumsi telur asin dalam batas yang wajar tidak akan ada masalah.

Sumber :

1. https://www.alodokter.com/makan-telur-bebek-asin-terlalu-banyak-berisiko-hipertensi

2. https://www.honestdocs.id/bahaya-dan-manfaat-telur-asin-yang-harus-diperhatikan

3. https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/cara-menurunkan-kolesterol-obat/

(Visited 8 times, 1 visits today)

One Comment

Leave a Reply