Press "Enter" to skip to content

Apa Saja Pertanyaan Tentang Saham Dari Pemula?

Setelah beberapa kali sharing di twitter maupun telegram tentang saham, ITSTIME.ID melalui artikel ini akan merangkum tentang pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan oleh teman-teman terutama pemula yang mau masuk ke dunia saham.

Artikel ini akan terus diupdate jika ITSTIME.ID menemukan pertanyaan-pertanyaan baru.

– Jika ingin masuk ke dunia saham, apa langkah pertama yang harus dilakukan?

Untuk membeli saham kita harus melakukan 2 hal yaitu belajar sedikit demi sedikit tentang saham.

Inilah beberapa hal yang sebaiknya kalian tahu tentang saham

  1. Harga saham naik turun setiap hari
  2. Butuh waktu lama untuk sukses
  3. Perbanyak ilmu
  4. Persiapkan mental

Dan yang kedua adalah mendaftar di sekuritas.

Sekuritas adalah perusahaan yang bisa menjadi jembatan antara kita dengan pasar saham. Kita akan membeli saham melalui sekuritas-sekuritas yang ada.

Ini artikel lengkap tentang sekuritas yang bisa dipilih

LENGKAP : 11 Cara Memilih Perusahaan Sekuritas Bagi Pemula

– Bisakah mendaftar sekuritas tanpa NPWP?

Untuk kasus ini ITSTIME.ID hanya menanyakan ke sekuritas phintraco dan ternyata bisa.

– Apakah hukum saham dalam agama Islam.

Ya secara umum saham diperbolehkan dalam Islam. Namun yang tidak diperbolehkan adalah perusahaan yang bergerak di bidang yang tidak sesuai dengan syariah seperti Bank konvensional maupun perusahaan yang memproduksi barang seperti rokok maupun minuman keras.

Apa Pengertian Saham Syariah ? Apa Perbedaan Saham Syariah Dan Konvensional?

– Berapa biaya minimal untuk investasi saham?

Beberapa sekuritas memperbolehkan Rp 100.000 sebagai syarat pertama untuk mendaftar sekuritas. Dan Rp 100.000 tersebut juga bisa dibelikan saham.

Salah satunya Phintraco

Panduan Bagi Pemula Cara Membeli Saham di Sekuritas Phintraco Sekuritas (Profits) Bag 1

– Bagaimana cara mencari saham yang bagus dengan harga Rp 100rb?

Ada beberapa saham di bawah Rp 100rb yang memiliki kinerja perusahaan bagus dan produk dari perusahaan tersebut dekat dengan kehidupan kita.

Step by Step Investasi Saham Menggunakan Modal Rp 100Rb Per Bulan Dan Contoh Sahamnya

– Sebaiknya kita beli saham di harga berapa?

Banyak pemula yang masih bingung sebaiknya kita membeli saham di harga berapa. Nah ini 2 tips yang bisa digunakan sebagai acuan dalam membeli saham di harga tertentu

  1. Ketahui harga wajar saham tersebut.
  2. Gunakan avg down atau aveg namun dengan tetap memperhatikan harga wajar saham

– Sebaiknya kita jual saham di harga berapa?

Seperti pertanyaan tentang kapan sebaiknya kita membeli saham, banyak pertanyaan yang muncul diajukan oleh pemula tentang kapan sebaiknya kita menjual saham yang kita punya.

Dan ini beberapa tips yang bisa kalian gunakan

  1. Jika harga wajarnya sudah terpenuhi
  2. Jika perusahaannya sudah memburuk atau company risk

– Apakah tandanya jika saham kita sudah terjual atau terbeli? Dan jika sudah terjual apakah uangnya bisa langsung dicairkan?

Tanda sudah terjual atau terbeli adalah jika di aplikasi ada tulisan matched. Uang hasil penjualan langsung masuk ke RDN dan bisa digunakan untuk jual beli saham lagi. Tetapi jika ingin dicairkan harus menunggu paling tidak H+1.

– Apa perbedaan trading dan investing di dunia saham?

Trading adalah kegiatan jual beli saham dalam waktu tidak terlalu lama. Biasanya saham dijual segera, paling lama dalam hitungan mingguan, untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek.

Investing adalah kegiatan jual beli saham yang membutuhkan waktu yang lama. Biasanya investing ini mmebutuhkan waktu di atas 4 bulan sesuai Laporan Keuangannya.

– Apa perbedaan saham dan reksadana saham?

Penjelasannya sudah ITSTIME.ID tulis disini Ini Lho Perbedaan Reksadana Saham Dan Saham

– Apakah besok saham ABCD akan naik, apakah saham JKLM besok akan turun?

Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang paling sulit dijawab karena jika kita bisa tahu apakah saham tertentu besok akan naik atau turun pastinya kita akan menjadi orang terkaya di dunia.

Jadi tidak ada solusinya.

– Apakah manfaat mengetahui harga wajar suatu saham

1. Memilih saham yang ingin dibeli

Dengan mempertimbangkan harga wajar saham di atas kemungkinan bagi para investor yang beraliran value investing tidak akan membeli saham BRIS karena harganya sudah di atas harga wajarnya.

2. Menentukan keuntungan yang ingin dicapai

Selengkapnya dibaca disini ya Apa Pentingnya Mengetahui Harga Wajar Suatu Saham? 4 Hal Ini Jawabannya

– Mengapa saham ABCD tiba-tiba naik?

Pertanyaan ini juga susah untuk dijawab karena di market tidak ada yang tau pasti. Biasanya suatu saham akan naik karena

  1. Ada berita positif seperti kenaikan laporan keuangan, pembagian dividen, merger atau akuisisi yang menguntungkan
  2. Sudah turun jauh dibanding harga wajarnya.
  3. Terserah bandar. Jika kita termasuk yang mempelajari bandarmologi maka bisa menggunakan hipotesis ini bahwa bandar karena memiliki uang yang tidak terbatas bebas menaik turunkan harga suatu saham
  4. Kinerja perusahaan yang positif alias fundamental. Bagi investor kenaikan atau penurunan harga saham yang bisa ditolerir adalah karena kenaikan atau memburuknya kinerja perusahaan. Tidak ada hal lain.

– Kira-kira saham apa yang bagus buat longterm?

Jelas perusahaan yang bagus untuk digunakan investasi secara longterm adalah perusahaan yang memiliki kinerja atau fundamental bagus, memiliki GCG yang bagus dan produk yang diminati masyarakat alias market leader.

– Mending saham ABCD atau saham JKLM?

Perbandingan 2 saham banyak terjadi terutama yang masih pemula. Jika memang ingin membandingkan 2 saham harus diketahui juga :

  1. Untuk investasi atau hanya trading
  2. Apakah sudah 1 sektor atau 1 subsektor
  3. Apakah anggaran yang akan digunakan sama? Karena jika membandingkan misal mau beli BBCA atau beli BBRI sepertinya tidak relevan..

– Harga saham ABCD sudah turun. Sebaiknya cutloss atau avg down?

Cutloss atau acg down mempunyai dasar pengambilan keputusan yang berbeda.

Cutloss bagi investor biasanya dikarenakan kinerja perusahaan yang menurun, GCG yang mulai memburuk.

Jika saham hanya turun karena market berarti cukup di average down. Caranya average down bagaimana? Tergantun masing-masing individu. Ada yang turun 10% baru aveerage down atau turun per tik bisa langsung avg down.

Itulah daftar beberapa pertanyaan yang sering diajukan terutama bagi pemula

Artikel Yang WAJIB Dibaca Juga
(Visited 49 times, 1 visits today)

Be First to Comment

    Leave a Reply