Press "Enter" to skip to content

Apa Sih Teknik Opportunity Investing

Hihihi

ITSTIME.ID mau tertawa dulu ya terkait teknik opportunity investing.

Opportunity investing yang dibawa oleh ITSTIME.ID apaan sih sebenarnya?

ITSTIME.ID mau bercerita terlebih dahulu kenapa akhirnya ada istilah opportunity investing dalam studi kasus di saham ITMG.

Sekitar bulan Agustus 2020, ITSTIME.ID mempunyai ITMG di kisaran harga Rp 8400. ITMG terbang tinggi menyentuh harga Rp 15.000.

Waktu itu ITSTIME.ID tenang saja karena mau menggunakan teknik value investing yaitu akan menjual ketika harga wajarnya terpenuhi.

Di saat momen ITMG sudah menyentuh Rp 15.000 ITSTIME.ID tenang-tenang saja dan tidak melakukan analisa apapun bahkan ada rasa puas diri bahwa teknik value investingnya berjalan lancar dengan floating profit menyentuh 80%. Bahaya Keuntungan & Kerugian “SEMU” Pada Saham

Januari 2021 dan akhirnya masuk ke Februari 2021 dan ITMG terus menurun hingga menyentuh Rp 12000an.

ITSTIME.ID mulai menyadari bahwa walaupun floating profit sampai 80% tetapi modal tidak bertambah. Dan sebagai investor plankton maka langkah ITSTIME.ID kurang tepat.

Yang dibutuhkan saat ini adalah investasi yang enjoy namun modal terus bertambah walopun sedikit demi sedikit. Dan selama saham belum dijual maka modal jelas tidak bertambah. Inilah kenapa ITSTIME.ID tidak ikut sepenuhnya teknik value investing ala Pak Lo Kheng Hong dan Opa Warren Buffet.

Mau Investasi Ala Warren Buffet Atau Lo Kheng Hong? Bentar-Bentar..Tolong Disimak Dulu

Analisis berikutnya adalah melihat bahwa ITMG kemungkinan akan memberikan dividen yang minimalis karena kinerja tahun 2020 yang merosot akibat pandemi.

Dividen ini juga menjadi pertimbangan kunci karena dividen paling besar sekitar 15% sedangkan capital gain sudah menyentuh 30%.

Dividen Kok Jadi Tujuan Investasi? Ya Modalmu Enggak Nambah-Nambah

ITMG dijual dan saham yang sejenis yaitu BRIS dijual. ITMG profit sekitar 30% sedangkan BRIS sekitar 90%. Apakah iri dengan yang mendapat bagger? Tidak. Bahkan ITSTIME.ID sangat cuek terhadap keriuhan bursa saham.

Baca kenapa ITSTIME.ID tidak peduli Filosofi Stoic : Filosofi Tentang Kebahagiaan Dan Ketidakpedulian

Ada dana masuk yang lumayan dan kemudian berburu saham lain.

Jadi teknik opportunity investing ini berbasis

  1. saham fundamental bagus (Ini WAJIB biar poin no 4 terpenuhi)
  2. harga fairprice atau undervalue (sebagai target agar poin no 5 terpenuhi)
  3. dividen di atas 4% (bisa 4% atau berapapun yang penting bagi dividen biar ada tambahan modal sebelum dijual sesuai poin no 5)
  4. waktunya yang santai (target dalam 1 tahun. Jika tidak terlampau ya sudah. Enjoy saja karena sudah dapat saham fundamenta bagus seperti poin 1)
  5. target keuntungan bisa dari kenaikan persentase atau harga wajar yang terpenuhi

Opportunity investing cocok untuk kita yang modalnya masih sedikit karena keluar masuknya masih gampang baik di saham likuid maupun non likuid dan teknik ini membuat modal kita terus bertambah walopun sedikit-sedikit.

Takut Membeli Saham Tidak Likuid? Ini TIPS-nya Khusus Investor Teri Dan Contoh Sahamnya

Setiap teknik dalam dunia investasi pasti ada “kelemahan” dan kelemahan dari teknik opportunity investing adalah kita bisa saja melewatkan saham yang bagger karena kemungkinan akan menyetop keuntungan jika memenuhi target seperti ITTSIME.ID yang target keuntungan sekitar 20-30% saja.

Sejauh ini ITSTIME.ID sukses menggunakan teknik Opportunity Investing saat menjual saham ITMG dan BRIS (artinya modalnya tambah ya) untuk dibelikan saham CLPI, INDF, TSPC dan ACES.

Be First to Comment

    Leave a Reply