Begini Cara Untuk Average Down Atau Average Up Saham

Dalam investasi saham ada kenaikan yang menjadi tujuan kita yaitu capital gain, namun salah satu hal yang harus kita ketahui adalah saham termasuk instrumen investasi yang bisa mengalami penurunan harga bahkan sangat cepat.

Dalam dunia saham harga berubah begitu cepat bahkan hitungan detik.

Read More

Nah terus bagaimana menyikapinya jika ternyata saham yang kita miliki mengalami penurunan atau average down?

Terus bagaimana jika ingin membeli saham lagi walopun harga sahamnya sudah naik?

ITSTIME.ID mencoba merangkum berbagai tips yang ada tentang cara average down atau average up suatu saham.

Caranya

1. Belilah saham diĀ  setiap tanggal tertentu

Konsep no 1 ini lebih cocok bagi para investor yang memang akan berencana menambah dana setiap bulan dari menyisihkan gaji.

Misal kita akan membeli saham BBRI setiap tanggal 05 atau senin minggu pertama di awal bulan.

Disini naik turunnya harga tidak berpengaruh.

2. Beli setiap turun/ naik berapa persen

Dengan menggunakan konsep ini maka kita akan membeli saham saat harga saham turun setiap 10% atau naik 10%.

Namun untuk konsep kedua ini saat akan average up harus diperhatikan apakah memang harganya sudah di atas harga wajar yang diinginkan atau belum, karena jika sudah di atas harga wajar maka saham tersebut sudah bisa dijual sebenarnya tanpa kita average up.

Apa Pentingnya Mengetahui Harga Wajar Suatu Saham? 4 Hal Ini Jawabannya

Cara Menghitung Harga Wajar/ Nilai Intrinsik/ Valuasi Saham Ala Benjamin Graham

3. Beli dengan perhitungan 1-2-4

Untuk konsep ketiga ini lebih cocok digunakan untuk average down. Misal jika kita punya saham BBRI 10 lot dan ternyata turun 10% (10% ini bisa diambil menggunakan konsep no 2) maka kita akan membeli 20lot. Jika masih turun lagi maka kita akan membeli 40lot.

4. Belilah dengan jumlah saham yang sama berapapun harganya

Konsep keempat ini contohnya sebagai berikut kita punya saham BBRI 1 lot di harga 3000, saat harga saham BBRI naik ke 3500 kita beli saham juga 1 lot. Jika BBRI turun ke 2500 kita juga beli 1 lot.

Begitu seterusnya.

Oh ya jika kalian bingung dengan perubahan harga saham yang dimiliki setelah adanya proses average down maupun average up maka kalian bisa menggunakan Kalkulator saham untuk menghitungnya terlebih dahulu

Mau Average Up/ Average Down? Hitung Yuk Pake Kalkulator Saham

(Visited 56 times, 1 visits today)

Related posts

Leave a Reply