Bingung Mau Menabung Atau Investasi Saham, Reksadana Atau Emas? | Its Time Press "Enter" to skip to content

Bingung Mau Menabung Atau Investasi Saham, Reksadana Atau Emas?

BIBIT

#ItsTimeToInvest

Pasti bagi teman-teman yang ingin mulai memikirkan masa depan terutama di ranah finansial, akan bingung ketika ditanya mau menabung atau investasi? Kalo investasi mau saham atau reksadana atau emas atau bahkan tanah/ properti?

Menurut ITSTIME.ID itu langkah bagus karena sudah selangkah lebih maju dibanding yang masih bingung dengan kata-kata “kalo menabung atau investasi nanti uang jajannya kurang donk”.

Sebenarnya menabung atau investasi itu akan lebih mudah terlihat mana yang bermanfaat dengan melihat apa tujuan yang ingin dicapai.

Sumber : https://www.finansialmu.com/investasi-yang-cocok-bagi-pemula/

Tujuan dari menabung atau investasi adalah ketika kita punya uang di masa depan (bisa 1 minggu, 1 bulan atau tahunan) yang bisa kita gunakan untuk mencapai sesuatu di waktu tersebut.

Nah artinya langkah pertama adalah

1. Tentukan apa yang ingin dicapai atau diraih dengan tabungan atau investasi

Misal ketika hanya ingin menggunakan uang 2 atau 3 bulan (bayar kos atau kontrakan) ke depan sebaiknya ditabung saja karena jika investasi ada peluang untuk nilainya turun, uangnya susah diambil dll

Tetapi jika yang ingin dicapai adalah target untuk membeli rumah maka sebaiknya diinvestasikan saja atau untuk kuliah dengan posisi sekarang masih SMP atau SMA itu lebih baik diinvestasikan.

2. Tentukan mau berapa lama target kita tercapai

Kembali ke contoh di poin 1 tentang uang yang mau digunakan untuk bayar kos atau kontrakan, maka sebaiknya uangnya ditabung saja.

Kalo punya target untuk kuliah yang jaraknya sekitar 2 atau 3 tahun bisa dimasukkan ke reksadana. Baca link berikut TUTORIAL CARA MEMILIH REKSADANA YANG COCOK UNTUK INVESTASI JANGKA PENDEK, MENENGAH ATAU PANJANG

Tetapi jika uangnya akan digunakan untuk persiapan sekolah anak dan sekarang anaknya masih bayi bisa diinvestasikan ke saham. Namun diingat juga sebelum membeli saham harus benar-benar belajar tentang saham dll agar nantinya tidak menyesal (ada yang salah beli saham dan akhirnya malah menyalahkan kalau saham itu judi dsb). Baca PANDUAN LENGKAP CARA MEMBELI SAHAM BAGI PEMULA.

3. Jika pilihan investasi yang diambil, siapkan mental jika investasi yang kita lakukan tidak sesuai harapan atau uang digunakan mendadak

Dalam membeli reksadana atau saham atau emas sebaiknya juga diperhitungkan apabila terjadi sesuatu yang di luar kendali kita semisal uang sudah disiapkan untuk investasi saham selama 5 tahun dan ternyata baru berjalan 7 bulan uang harus diambil untuk kondisi darurat. Padahal posisi saham sedang merah sekali.

Atau misal uang diinvestasikan ke emas karena tren emas sedang naik dan ternyata emas malah stagnan saja sampai waktu yang sudah kita siapkan.

Untuk tips dari ITSTIME.ID jika uang ingin diinvestasikan tetapi bingung mau memilih saham atau reksadana atau emas bisa dibaca berikut ini :

1. Emas cocok digunakan untuk jangka menengah semisal 3 sampai 5 tahun dan nilainya relatif stagnan dan aman. Kalo waktunya terlalu pendek malah nilainya turun karena dalam emas ada harga beli dan harga jual.

2. Reksadana. Untuk reksadana sudah kami bahas disini TUTORIAL CARA MEMILIH REKSADANA YANG COCOK UNTUK INVESTASI JANGKA PENDEK, MENENGAH ATAU PANJANG

3. Saham cocok digunakan untuk investasi dengan jangka panjang semisal di atas 5 tahun. Mengapa? Karena kenaikan nilai saham jauh melebihi dari nilai kenaikan emas atau reksadana.

Tetapi yang harus diperhatikan juga adalah saham perusahaan yang dibeli memang saham perusahaan yang baik (ada indikator-indikator yang perlu diperhatikan).

Dan catatan terakhir adalah segeralah untuk mulai menabung atau investasi karena waktu sekarang sangat cepat. Jangan sampai menyesal dengan mengatakan

“Coba 2 tahun lalu sudah mulai investasi atau menabung”

#ItsTimeToInvest

(Visited 81 times, 1 visits today)

3 Comments

Leave a Reply