Press "Enter" to skip to content

Cari Tau Tentang Cegukan Yuk

Pernah tiba-tiba cegukan?

Atau karena pas makan dan seret tiba-tiba cegukan?

Atau pas makan pedas tiba-tiba cegukan?

Kok bisa cegukan ya?

Yuk belajar lebih mendalam tentang fenomena cegukan. Artikel ini merupakan rangkuman dari berbagai sumber. Sumber bisa dibaca di akhir artikel

Pengertian cegukan

Cegukan atau singultus adalah kontraksi otot diafragma yang tidak disengaja.

Melansir WebMD, otot diafragma merupakan otot pemisah dada dan perut yang berperan penting dalam sistem pernapasan.

Dalam kondisi normal, diafragma bisa tertarik ke bawah saat seseorang menarik napas, dan rileks saat saat seseorang mengembuskan napas. Namun, jika ada sesuatu mengiritasi diafragma, seseorang bisa tiba-tiba menyedot udara ke tenggorokan, dan mengenai kotak suara.

Kondisi tersebut dapat membuat pita suara tiba-tiba menutup dan menciptakan suara khas “hik” dari cegukan.

Cegukan dapat terjadi selama beberapa detik atau menit (sementara) hingga lebih dari 48 jam (berkepanjangan). Tiap orang pernah mengalami kondisi ini, termasuk bayi dan anak-anak.

Selain menimbulkan suara ‘hik’, cegukan juga menimbulkan tekanan di bagian dada, perut, dan tenggorokan.

Daniel Howes seorang dosen dari Queen University, Kanada,  menjelaskan bahwa fungsi dari cegukan sendiri adalah untuk menghilangkan atau lebih tepatnya mengurangi jumlah udara di dalam perut karena setiap sentakan dan kontraksi dada mampu menghisap udara dalam rongga perut.

Penyebab cegukan

Umumnya cegukan berlangsung singkat atau hanya beberapa menit, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Cegukan singkat dapat dipicu oleh:

  • Minuman bersoda.
  • Minuman beralkohol.
  • Mengonsumsi makanan pedas dan panas. Kedua jenis makanan ini bisa mengiritasi saraf frenikus, yang lokasinya dekat dengan kerongkongan.
  • Makan terlalu cepat.
  • Merokok.
  • Stres, takut, atau gembira.
  • Terlalu banyak makan, sehingga menyebabkan perut kembung.
  • Perubahan suhu mendadak
  • Menelan udara saat mengunyah permen karet atau makan permen

Dalam beberapa kasus, cegukan juga ada yang bisa berlangsung lama, yaitu lebih dari dua hari. Biasanya, cegukan seperti ini disebabkan oleh masalah kesehatan, antara lain:

  • Gangguan metabolisme, seperti hipoglikemia, hiperglikemia, dan diabetes.
  • Gangguan saraf vagus, misalnya akibat meningitis, faringitis, dan penyakit gondok.
  • Reaksi psikologi, seperti stres, gembira, sedih, takut, atau syok.
  • Gangguan sistem pencernaan, seperti tukak lambung, pankreatitis, kanker pankreas, kanker lambung, penyakit radang usus, penyumbatan usus, atau radang hati obstruksi usus, radang usus, dan penyakit refluks gastroesofagus (GERD).
  • Gangguan pada otak, seperti stroke perdarahan, radang dan infeksi otak, tumor otak, multiple sclerosis, dan hidrosefalus.
  • Gangguan di rongga dada, misalnya pneumonia, bronkitis, tuberkulosis, asma, cedera pada dada, dan emboli paru.
  • Gangguan jantung, contohnya serangan jantung dan peradangan selaput jantung.
  • Gangguan mental, misalnya anoreksia dan skizofrenia.

Cegukan yang berlangsung lama juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat-obatan, seperti:

  • Obat-obatan kemoterapi untuk penanganan kanker.
  • Obat golongan opioid atau pereda nyeri.
  • Obat penenang untuk mengatasi kecemasan.
  • Obat bius praoperasi.
  • Obat untuk hipertensi.
  • Obat pencegah kejang.
  • Obat untuk mengatasi pembengkakan dan radang.

Cara diagnosis cegukan

Cara diagnosis ini digunakan apabila menderita cegukan berkepanjangan.

  • Tes darah, untuk melihat tanda infeksi sebagai pemicu cegukan.
  • Tes pencitraan, untuk mendeteksi adanya kelainan yang memengaruhi saraf. Beberapa jenis tes pencitraan yang dapat dilakukan, yaitu foto Rontgen, CT scan, atau MRI.
  • Endoskopi, untuk melihat kondisi kerongkongan atau saluran pernapasan.
  • Elektrokardiografi (EKG), untuk memeriksa kondisi jantung.

Cara mengatasi cegukan

Berikut ini cara menghilangkan cegukan dengan mengkonsumsi sesuatu seperti

  • Mengonsumsi air hangat dan madu
  • Berkumur
  • Mengonsumsi jahe segar
  • Mengisap potongan lemon
  • Mengecap cuka.
  • Menelan gula pasir.
  • Minum air dingin secara perlahan-lahan.

Berikut beberapa kegiatan yang bisa menghilangkan cegukan :

1. Lakukan pernapasan dengan terukur.

Caranya, tarik napas perlahan selama lima hitungan dan keluarkan dengan lima hitungan.

2. Siapkan kantong kertas, tiup sampai mengembang.

  • Tempelkan leher kantong kertas ke area mulut dan hidung Anda, jangan ke seluruh wajah.
  • Pastikan seluruh area mulut dan hidung Anda sudah tertutupi oleh kantong kertas.
  • Bernapaslah dalam kantong kertas tersebut.

Bernapas dalam kantong kertas membuat Anda lama kelamaan akan menghirup karbon dioksida. Akibatnya, otot-otot diafragma yang sebelumnya berkontraksi akan melemas kembali.

3. Duduk di tempat yang nyaman lalu peluk kedua lutut.

Bawa lutut ke dada dan tahan dalam posisi tersebut selama dua menit.

4. Tekan dada atau bagian diagragma dengan cara membungkuk ke depan untuk menekan dada.

5. Embuskan napas sambil mencubit hidung dan menutup mulut selama beberapa saat. Ulangi beberapa kali.

6. Pegang ujung lidah Anda dan tarik perlahan ke depan sekali atau dua kali. Menarik lidah dapat merangsang saraf dan otot di tenggorokan.

7. Tutup hidung dengan rapat sembari menelan ludah.

8. Pijat lembut arteri di leher yang biasanya digunakan untuk mengecek denyut nadi.

Caranya, berbaring lalu putar kepala ke kiri, baru pijat lembut leher sisi kanan dengan gerakan memutar selama lima detik. Ganti sisi satunya.

Dan berikut beberapa obat resep dokter yang dapat digunakan untuk menghentikan cegukan, seperti:

1. Chlorpromazine

Chlorpromazine adalah satu-satunya obat yang disetujui Food and Drug Administration (FDA) untuk mengatasi cegukan. Obat ini termasuk dalam golongan antipsikotik, yang lebih umum diresepkan untuk pengidap masalah mental.

Menurut sebuah artikel dari British Journal of General Practice, pemberian chlorpromazine sebanyak 25-50 mg melalui suntikan bekerja efektif mengatasi 80% kasus cegukan persisten.

2. Obat antikejang (antikonvulsan)

Cara lain dari dokter untuk menghilangkan cegukan adalah dengan meresepkan obat antikejang atau antikonvulsan. Beberapa jenis obat antikonvulsan yang sering diresepkan dokter adalah gabapentin dan asam valproat.

3. Metoclopramide

Metoclopramide adalah obat gastroprokinetik yang umum diberikan sebagai obat masalah pencernaan. Metoclopramide juga merupakan salah satu obat yang diresepkan sebagai salah satu cara menghilangkan cegukan terus-menerus pada pengidap kanker atau tumor.

4. Baclofen

Obat lainnya yang dapat mengurangi cegukan adalah baclofen. Dokter biasanya akan meresepkan satu obat untuk beberapa minggu. Dalam waktu tersebut dokter Anda dapat meningkatkan dosis Anda secara bertahap untuk mengatasi cegukan Anda. Dosisnya akan diturunkan perlahan sampai Anda bisa berhenti menggunakan obat.

Sumber :

1. https://www.alodokter.com/cegukan

2. https://health.kompas.com

3. https://www.halodoc.com/kesehatan/cegukan

4. https://www.sehatq.com/artikel/cara-menghentikan-cegukan-dengan-cepat

5. https://hellosehat.com/pernapasan/pernapasan-lainnya/cara-menghilangkan-cegukan/#gref

6. https://www.merdeka.com/sehat/ternyata-cegukan-adalah-cara-tubuh-untuk-melindungi-kesehatan-perut.html

7. https://www.sehatq.com/artikel/fakta-ilmiah-seputar-arti-cegukan-yang-perlu-anda-ketahui

8. https://wartainfocom.files.wordpress.com (Featured Image)

Be First to Comment

    Leave a Reply