Cerita Sederhana Tentang Apa Itu Saham Dan Contoh Kasusnya

Sumber : http://www.ekonomisyariah.org/7854/reksadana-syariah-kian-diminati/

Editor : Ahmad Muttaqin

Banyak masyarakat biasa yang langsung mengkerut dahinya jika diceritakan tentang dunia saham.

Read More

Mungkin anggapan mereka tentang saham sangat rumit karena

1. harus menguasai dunia akuntansi,

2. berhubungan dengan komputer yang njlimet dengan angka-angka yang kadang berwarna hijau dan kadang berwarna merah,

3. pusing dan seperti orang gila yang menentukan sesuatu dengan hitungan menit untuk ambil untung atau mencegah kerugian lebih dalam

4. dan terakhir menebak-nebak sesuatu layaknya judi (saham memang tidak ada barang fisiknya dan hanya angka-angka sehingga sedikit wajar jika anggapannya seperti judi).

Padahal saham sebenarnya sangat dekat dengan kita dan mungkin kita sering menggunakan konsep “saham” saat mau berbisnis dengan teman.

Analogi sederhananya tentang saham adalah ketika momen idul adha, ada teman kalian yang ingin jualan kambing untuk kebutuhan kambing qurban. Sebut saja dia Agus.

Agus sering ikut momen berjualan kambing saat hari raya idul adha dan sekarang dia ingin sedikit memperbesar cakupan bisnisnya.

Pada 5 tahun biasanya dia hanya menjual 50 ekor kambing dan idul adha kali ini dia ingin berjualan dengan 100 ekor kambing. (Ibarat perusahaan yang ingin IPO atau menjual sahamnya di bursa saham)

Karena modalnya hanya cukup untuk 50 ekor kambing, maka dia mulai mempromosikan proposal bisnis kepada teman-temannya siapa yang ingin ikut mendanai. Agus sudah menuliskan berbagai kemungkinan keuntungan yang ada dan kerugian yang mungkin terjadi termasuk nanti berapa persentase untung dan ruginya (Prospektus perusahaan saat mau IPO).

Agus menawarkan 100 lembar saham dengan harga Rp 500.000 sehingga jika nantinya terkumpul semua Agus akan mendapat tambahan modal Rp 50.000.000.

Ahmad sebagai kenalan Agus dan tahu betul kualitas Agus saat berjualan kambing tertarik dengan proposal yang dibawa Agus. Ahmad yang memang kebetulan PNS dan mempunyai uang dingin (uang yang tidak dipakai dalam jangka waktu lumayan lama) ingin ikut berpartisipasi dalam pembelian saham bisnis penjualan kambing Agus.

Ahmad membeli sebanyak 10 lembar saham senilai Rp 5.000.000.

Dan momen hari raya selesai dan Ahmad mendapat pengembalian dari Agus sebanyak jumlah saham yaitu Rp 5.000.000 dengan tambahan keuntungan 10% yaitu Rp 500.000.

Itulah gambaran dunia saham.

Ada perusahaan yang membutuhkan dana untuk operasional bisnisnya kemudian kalian ikut berpartisipasi membeli saham kepemilikan perusahaan tersebut walaupun kalian hanya membeli 1 lot atau 100 lembar saham.

Sederhana kan?

Nah jika kalian sudah mantap maka bisa baca ini dulu tentang saham syariah Apa Pengertian Saham Syariah ? Apa Perbedaan Saham Syariah Dan Konvensional?

Kemudian bisa ikuti langkah berikut jika sudah siap Panduan LENGKAP Cara Membeli Saham Bagi Pemula

Jika kalian sudah mendaftar sekuritas dan bingung mau memilih saham apa maka kalian bisa baca langkah berikut Tips Memilih Atau Membeli Saham Bagi PEMULA

Dan ini channel Youtube yang bisa dijadikan sarana untuk belajar saham dengan lebih dalam

Mau Belajar Saham Lewat Video? Simak Dan Subscribe Channel Ini (1)

Mau Belajar Saham Lewat Video? Simak Dan Subscribe Channel Ini (2)

Dan ini perbandingan jika uang kalian ditaruh di emas, deposito dan saham (Do Your Own Risk ya)

Perbandingan Uang Rp 10 Juta Di Emas, Deposito Dan Saham Sejak November 2015

(Visited 55 times, 1 visits today)

Related posts

Leave a Reply