Press "Enter" to skip to content

Istilah-Istilah Dalam Dunia Saham Yang Wajib Diketahui Bagi Pemula

Editor : Ahmad Muttaqin

Sering sekali yang menanyakan hal-hal seperti ini saat mau masuk ke dunia saham

“Kalo beli saham langsung untung ya?”

“Katanya saham sama dengan judi?”

“Beli saham itu minimal berapa ya?”

“Apakah nanti saat membeli saham harus melihat grafik-grafik?”

“Kalo modal kecil apa bisa untung?”

Nah ITSTIME.ID akan memberikan berbagai istilah-istilah yang sering digunakan dalam dunia saham sehingga bisa dijadikan kamus mini bagi teman-teman yang memang akan masuk ke dunia saham (Diolah dari berbagai sumber)

ARA (Auto Reject Atas) : penolakan otomatis dari sistem transaksi saham di Indonesia karena kenaikan harganya sudah melampaui batas yang ditetapkan

ARB (Auto Reject Bawah) : penolakan otomatis dari sistem transaksi saham di Indonesia karena penurunan harganya sudah melampaui batas yang ditetapkan.

Analisis fundamental : metode analisis yang didasarkan pada fundamental ekonomi suatu perusahaan. Teknis ini menitik beratkan pada rasio finansial dan kejadian – kejadian yang secara langsung maupun tidak langsung memengaruhi kinerja keuangan perusahaan.

Analisis teknikal : suatu teknik analisis yang dikenal dalam dunia keuangan yang digunakan untuk memprediksi trend suatu harga saham dengan cara mempelajari data pasar yang lampau, terutama pergerakan harga dan volume

Cum date/ Cum dividen : tanggal terakhir bagi investor yang ingin membeli saham tertentu dan berhak untuk mendapatkan dividen perusahaan yang telah diumumkan.

Dividen : pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki.

Ex Cum date/ Cum dividen : hari pertama dimana pemegang saham tidak berhak lagi mendapatkan dividen dari suatu perusahaan.

IHSG : Indeks yang mengukur kinerja harga semua saham yang tercatat di Papan Utama dan Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia

Investasi : proses jual dan beli saham namun dalam jangka waktu yang relatif lama seperti bulanan atau bahkan tahunan.

Kode saham : kode yang diberikan oleh BEI untuk merujuk suatu perusahaan yang sudah menjual sahamnya di Bursa Efek. Contoh Bank BCA kode sahamnya BBCA, Telkom kodenya TLKM

Lot : satuan yang digunakan untuk perdagangan saham. Di pasar saham, pengertian 1 lot saham sama dengan 100 lembar saham. Dan kita wajib membeli minimal 1 lot bukan per lembar (sampai artikel ini ditulis aturannya masih sama)

Rekening Dana Nasabah (RDN) : rekening yang ditujukan bagi nasabah perorangan maupun perusahaan untuk penyelesaian transaksi di Pasar Modal. Pembukaan rekening dilakukan melalui Perusahaan Efek atau sekuritas. Rekening hanya bisa digunakan untuk transaksi jual beli saham

Saham : surat berharga yang menunjukkan bagian kepemilikan atas suatu perusahaan. Membeli saham berarti anda telah memiliki hak kepemilikan atas perusahaan tersebut.

Sekuritas : sebuah perusahaan yang merupakan anggota bursa efek yang bergerak dalam bidang transaksi sekuritas (jual beli efek). Sederhananya, perusahaan sekuritas merupakan jembatan antara investor dengan pasar modal, dan perusahaan ini memiliki lisensi khusus.

Trading : proses jual dan beli saham namun dalam jangka waktu pendek misal menit, jam, harian, mingguan atau mungkin bulanan.

Value investing : salah satu teknik investasi yang berbasis analisis fundamental dalam pasar modal.

Artikel Yang WAJIB Dibaca Juga
(Visited 48 times, 1 visits today)

Be First to Comment

    Leave a Reply