Press "Enter" to skip to content

Karang Gigi : Penyebab, Gejala, Pengobatan Dan Pencegahannya

Perhatikan gambar berikut

Sumber : https://static.tokopedia.net/

Dan sekarang ambil kaca dan perhatikan gigi kita.

Jika di gigi kita baik di bagian depan maupun belakang ada warna kuning seperti gambar di atas berarti gigi kita ad karang gigi.

Apakah karang gigi itu?

Gigi dan mulut merupakan organ pertama yang melakukan kontak langsung dengan makanan dan minuman sehingga bagian mulut terutama gigi, rentan terdapat kotoran dari sisa makanan dan minuman.

Saat orang makan, bakteri di mulut memecah karbohidrat dari makanan menjadi asam, yang bercampur dengan sisa partikel makanan dan air liur. Ketika gigi tidak dibersihkan dengan baik dan teratur, maka kotoran dari sisa-sisa makanan tersebut akan menempel dan bertahan di sela-selanya, atau disebut juga dengan plak gigi.

Plak adalah lapisan tipis dan lengket yang terbuat dari kumpulan bakteri, kotoran, dan sisa-sisa makanan. Semakin lama plak gigi yang kian menumpuk dan tidak dibersihkan secara sempurna, maka akan mengeras dan menjadi karang gigi. Plak membutuhkan waktu sekitar 12 hari untuk matang dan mengeras hingga menjadi karang.

Kecepatan pembentukan karang pada setiap orang sebenarnya berbeda tergantung pada kadar pH air liur. Karang gigi dalam mulut orang yang memiliki pH air liur tinggi (di atas 7) mungkin akan terbentuk lebih cepat.

Karang gigi adalah plak yang mengendap dan mengeras di permukaan gigi. Dalam istilah medis, masalah gigi ini disebut dental calculus.

Karang gigi yang tidak ditangani dapat memicu munculnya kondisi lain, seperti gingivitis atau radang gusi.

Apa penyebab karang gigi?

Seperti disebutkan di awal bahwa penyebab adanya karang gigi adalah karena plak yang mengeras.

Dan berikut beberapa penyebab karang gigi :

  • Mengonsumsi makanan dan minuman dengan banyak gula serta karbohidrat
  • Sering mengonsumsi minuman ringan dan permen
  • Memiliki kebiasaan merokok
  • Bertambahnya usia
  • Menggunakan kawat gigi
  • Memiliki kondisi mulut kering
  • Mempunyai gigi gingsul
  • Jarang minum air putih

Apa gejala adanya karang gigi?

Karang pada gigi biasanya terbentuk di bawah dan di atas garis gusi. Ketika disentuh menggunakan lidah, karang gigi cenderung kasar.

Pada awalnya, plak gigi berwarna putih kekuningan atau putih kecokelatan. Seiring waktu, plak gigi yang tadinya kuning dapat berubah warna menjadi menghitam.

Lama-kelamaan, plak yang menghitam akan tampak seperti batu karang yang menempel pada gigi. Semakin gelap warna karang, berarti plak gigi yang menumpuk sudah semakin banyak.

Apa bahaya karang gigi?

Munculnya karang di garis gusi tidak menimbulkan gejala yang mengganggu. Namun bila dibiarkan terus, karang dapat memicu terjadinya gingivitis, alias radang gusi.

Radang gusi selanjutnya dapat membuat Anda mengalami sejumlah gejala seperti:

  • Gusi bengkak, berwarna kemerahan, dan terasa lunak ketika disentuh.
  • Rasa nyeri yang intens dan tajam.
  • Gusi mudah berdarah saat Anda menyikat gigi atau menggunakan benang gigi.
  • Gusi berwarna merah kehitaman.
  • Bau mulut yang parah dan cenderung menetap lama.
  • Gigi berlubang
  • Gingivitis
  • Periodontitis
  • Gigi tanggal

Bagaimana menghilangkan karang gigi?

Karang gigi juga dapat terdeteksi lebih dini ketika pasien melakukan pemeriksaan rutin. Pemeriksaan gigi semestinya dilakukan secara rutin setiap 6 bulan sekali.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, dokter akan menganjurkan scaling gigi. Scaling gigi adalah tindakan medis non bedah (tanpa sayatan) untuk mengikis karang-karang pada gigi. Proses pembersihan karang gigi dilakukan menggunakan alat scaler.

Proses scaling pada umumnya tidak menimbulkan rasa sakit yang berlebihan. Dengan begitu, pasien tidak perlu mendapatkan bius selama menerima cara menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras.

Bagaimana cara mencegah karang gigi?

Karang gigi merupakan kondisi yang dapat dicegah. Dengan melakukan perawatan gigi di rumah, setiap orang dapat terhindar dari karang gigi. Beberapa upaya yang dapat dilakukan adalah:

1. Sikat gigi setidaknya 2 kali sehari. Bisa dengan pasta gigi yang mengandung fluoride maupun menggunakan baking soda.

Untuk menyikat gigi secara efektif, seseorang dapat:

  • Mulailah di bagian belakang mulut atau gigi geraham atas
  • Gunakan sapuan sikat gigi memutar yang pendek
  • Sikat permukaan depan dan belakang semua gigi atas
  • Ulangi langkah 1–3 pada gigi bawah

Cara menghilangkan karang gigi dengan baking soda adalah dengan membuatnya sebagai pasta gigi. Baking soda dapat menghilangkan dan memutihkan gigi kamu dengan cepat.

2. Bersihkan gigi dengan benang gigi (dental floss) setidaknya sekali sehari.

The American Dental Association (ADA) merekomendasikan merekomendasikan flossing sekali sehari. Flossing mengunakan dental floss atau benang gigi sebelum menyikat gigi akan menghilangkan sisa makanan dan plak dari sela-sela gigi dan area yang sulit dijangkau.

Setelah flossing, sikat gigi akan menghilangkan plak di permukaan gigi.

3. Gunakan pembersih mulut antibakteri.

Setelah membersihkan gigi dengan benang dan menggosok gigi, bilas mulut dengan obat kumur. Banyak obat kumur yang dijual bebas mengandung fluorida untuk perlindungan ekstra terhadap plak.

4. Lakukan pemeriksaan dan perawatan gigi di dokter gigi tiap 6 bulan sekali.

5. Hindari merokok.

Sumber :

1. https://www.merdeka.com/jateng/12-cara-menghilangkan-karang-gigi-secara-alami-ampuh-tanpa-harus-ke-dokter-kln.html

2. https://www.alodokter.com/karang-gigi

3. https://health.kompas.com/read/2020/08/09/163100368/cara-menghilangkan-karang-gigi-bisakah-dilakukan-sendiri-?page=all

4. https://www.tokopedia.com/blog/penyebab-dan-cara-membersihkan-karang-gigi/

5. https://hellosehat.com/gigi-mulut/gigi/karang-gigi/#gref

Be First to Comment

    Leave a Reply