histats Press "Enter" to skip to content

Mau Average Up/ Average Down? Hitung Yuk Pake Kalkulator Saham

Editor : Ahmad Muttaqin

Bagi investor, kenaikan maupun penurunan harga saham tidak terlalu membuat khawatir selama perusahaan yang bersangkutan memang berkinerja bagus.

Bahkan jika harga saham turun, para investor malah berlomba-lomba untuk menambah jumlah lot yang dimiliki. Aktivitas itu disebut dengan average down.

Jika harganya naik dan kita tetap mau menambah jumlah lot yang dimiliki itu disebut average up.

Bagi investor kakap atau yang berinvestasi milyaran rupiah selisih sedikit dalam pembelian saham tidak terlalu berpengaruh. Berbeda dengan investor ritel atau yang masih mempunyai modal yang minim untuk berinvestasi.

Perbedaan harga 1 tik akan berefek signifikan.

Namun masalah tersebut bisa kita hitung di awal jika kita ingin average up atau average down dengan menggunakan kalkulator saham. Download disini

Contoh kasus sebagai berikut

ITSTIME.ID memiliki saham ITMG 6 lot dengan harga rata-rata Rp 8400. Dan saat ini harga ITMG Rp 7700. (14/07/2020)

ITSTIME.ID ingin menambah jumlah lot agar harga rata-rata saham yang dimiliki menjadi Rp 8000.

Kira-kira harus menambah berapa lot di harga Rp 7700.

Berikut ini cara menghitungnya :

1. Buka Kalkulator saham. Download disini

2. Masuk ke Kalkulator Saham dan pilih Average Calculator. Isikan nama saham, jumlah lot yang sudah dimiliki dan harga rata-rata

3. Di kolom 2 bisa ditulis jumlah lot yang diinginkan dan harga yang akan dibeli. Klik Hasil

Inilah hasilnya jika ITSTIME.ID ingin memiliki saham ITMG dengan harga rata-rata Rp 8000 maka harus membeli 8 lot dengan harga Rp 7700.

Gampang kan?

Dengan adanya kalkulator ini kita berstrategi mau membeli berapa lot atau di harga berapa untuk mendapatkan harga rata-rata yang kita inginkan.

Artikel Yang WAJIB Dibaca Juga
(Visited 68 times, 1 visits today)

Be First to Comment

Leave a Reply

Mission News Theme by Compete Themes.