Press "Enter" to skip to content

Mau Suntik KB 3 Bulan? Baca Detail LENGKAP Tentang Cara Kerja, Efek, Kelebihan Dan Kelemahannya

Disclaimer : Artikel ini merupakan rangkuman dari berbagai sumber. Sumber bisa dilihat di akhir artikel

Halo bunda

Apa kabarnya?

Bagaimana kabar buah hati?

Kalo bunda mau membaca artikel dari ITSTIME.ID tentang buah hati bisa klik artikel-artikel berikut ya

Yuk Cari Tau Lebih JELAS Tentang Teether Bayi

Apa Itu White Noise? Apakah White Noise Membuat Bayi Tidur Nyenyak?

Kawal Perkembangan Anak (Milestone) Dengan Aplikasi theAsianparent: Baby Care & Pregnancy Development

Antara Popok, Pamper Dan Clodi. Mana Yang Lebih Baik? Tinjauan Ekonomi, Lingkungan Dan Kenyamanan

8 Makanan Yang Mengandung ASI Booster. WAJIB Diketahui Bagi Ibu Menyusui

Di artikel kali ini ITSTIME.ID akan merangkum tentang KB, spesifiknya adalah suntik KB 3 bulan.

Suntik KB adalah salah satu metode kontrasepsi yang biasa digunakan untuk menunda kehamilan. Namun seperti metode kontrasepsi lainnya, suntik KB memiliki beberapa kekurangan dan tidak disarankan bagi wanita yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Apa itu suntik KB 3 bulan?

Suntik KB 3 bulan adalah metode kontrasepsi hormonal yang mengandung hormon progestin, namun tidak mengandung estrogen.

Kontrasepsi ini bekerja dengan mencegah pengeluaran sel telur sehingga tidak akan terjadi pembuahan sel telur oleh sperma. Satu suntikan diberikan setiap tiga bulan dan suntikan tersebut sangat efektif apabila rutin diberikan secara tepat waktu.

Biasanya, suntik KB disuntikkan pada bagian tertentu pada tubuh Anda, seperti di paha, pundak, di bawah perut, atau lengan atas. Setelah disuntikkan, kadar hormon akan meningkat dan kemudian menurun secara bertahap hingga suntikan selanjutnya.

Bagaimana cara kerja suntik KB 3 bulan?

Salah satu merek suntik KB 3 bulan yang paling banyak dikenal adalah Depo Provera. Setiap suntikan dari KB suntik ini mengeluarkan hormon progestin, medroxyprogesterone, dan hormon tersebut bertahan selama 12 minggu.

Setelah disuntikkan, hormon progestogen akan dilepaskan secara bertahap ke dalam aliran darah. Hormon di dalam KB suntik ini dapat mencegah proses pembuahan dengan tiga cara, yaitu:

  • Menghentikan ovulasi atau proses pelepasan sel telur dari ovarium setiap bulannya
  • Mengentalkan lendir di leher rahim, sehingga sperma terhalang dan sulit masuk ke rahim untuk membuahi sel telur
  • Membuat lapisan rahim menjadi lebih tipis, sehingga bila ada sel telur yang berhasil dibuahi, sel tersebut tidak akan berkembang karena kondisi rahim tidak mendukungnya

Agar bekerja dengan efektif, KB suntik biasanya diberikan pada 5–7 hari pertama dalam siklus menstruasi. Jika KB suntik digunakan pada saat siklus menstruasi sudah melewati hari ke-7, maka perlu menggunakan alat kontrasepsi tambahan, seperti kondom atau pil KB.

Apabila baru melahirkan dan sedang menyusui, KB suntik sudah bisa diberikan pada minggu ke-6 setelah bersalin. KB suntik juga bisa digunakan pada wanita yang baru saja mengalami keguguran dalam waktu beberapa hari.

Apa yang harus dilakukan jika lupa suntik KB 3 bulan tepat waktu?

Sama halnya dengan penggunaan KB suntik lainnya, bunda juga bisa lupa mendapatkan suntik KB 3 bulan ini. Lalu, apa yang bisa dilakukan? Hal ini tentu bergantung pada seberapa lama melupakannya. Pasalnya, seberapa bunda lupa menunjukkan seberapa terlambatnya mendapatkan suntikan ini.

Bunda masih bisa mendapatkan suntik KB ini jika jangka waktu terlambatnya masih dalam kurun waktu 10 minggu dari waktu terakhir Anda suntik. Namun, jika Anda sudah terlambat lebih dari 15 minggu dari waktu tersebut, Anda mungkin membutuhkan kontrasepsi cadangan. Sebagai contoh, Anda bisa menggunakan kondom. Khususnya pada minggu pertama setelah Anda mendapatkan suntik yang baru.

Apa kelebihan suntik KB 3 bulan?

1. Tidak berinteraksi dengan obat-obatan lain.

2. Relatif aman untuk ibu menyusui

3. Bermanfaat bagi wanita yang tidak dapat menggunakan kontrasepsi yang mengandung estrogen.

4. Tidak perlu repot mengingat untuk mengonsumsi pil kontrasepsi setiap hari.

5. Tidak perlu berhitung lebih dulu saat berhubungan seksual. Bergantung jenisnya, suntikan dapat bertahan hingga 8–13 minggu.

6. Jika ingin berhenti, tidak perlu repot harus ke dokter. Cukup hentikan saja pemakaiannya.

7. Dapat mengurangi risiko timbulnya kanker ovarium dan kanker rahim.

8. Mudah dan cepat

KB suntik ini tentu tergolong cepat dan mudah. Pasalnya, Anda hanya perlu mengingat untuk menggunakannya sebanyak empat kali dalam setahun. Di samping itu, jika Anda menggunakan KB suntik ini, Anda tidak perlu repot minum pil KB setiap hari, atau memakainya saat berhubungan seks.

Apa saja efek samping suntik KB 3 bulan?

Ada beberapa efek samping yang berhasil ITSTIME.ID rangkum yaitu :

1. Perubahan Siklus Menstruasi

Perubahan siklus atau pola menstruasi merupakan efek samping yang umum bagi ibu-ibu yang menggunakan suntik KB 3 bulan dan berlangsung beberapa bulan pertama.

Perubahan itu bisa haid yang tidak teratur, munculnya flek, hadi berkepanjangan atau bahkan akan menjadi jarang atau berhenti sama sekali. Sekitar 40 persen pengguna berhenti haid setelah satu tahun pemakaian. 

Ini adalah efek samping yang tidak berbahaya, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Kebanyakan ibu khawatir, apakah darah akan menumpuk di tubuh apabila tidak haid? Tentu saja tidak. Berhentinya menstruasi tidak berarti “darah kotor” menstruasi menumpuk. Kontrasepsi hormonal menekan penebalan dinding rahim yang biasanya luruh dalam bentuk darah menstruasi, sehingga tidak ada “darah” yang harus diluruhkan.

2. Berat Badan Naik

Kenaikan berat badan pada akseptor KB suntik berkisar antara 1-2 kilogram per tahun. Penyebabnya, hormon progesteron pada KB suntik dapat menambah nafsu makan dengan cara memengaruhi pusat pengendali nafsu makan di hipotalamus. 

Bunda bisa melakukan adaptasi dengan cara mengatur pola makan dengan memperbanyak sayur dan buah-buahan supaya cepat kenyang. Tidak lupa, jadwalkan olahraga rutin supaya berat badan tetap di angka ideal.

3. Tidak Bisa Seketika Kembali “Subur”

Beda halnya dengan IUD, implan, maupun pil KB, pengguna KB suntik harus sedikit bersabar ketika merencanakan kehamilan kembali. Setelah penggunaan KB suntik dihentikan, kesuburan akan kembali hingga 10 bulan setelahnya atau lebih cepat. 

Seseorang tidak dapat memprediksi berapa lama kesuburannya akan kembali karena efeknya pada setiap orang berbeda-beda. Sementara itu, pengguna IUD, implan, dan pil KB dapat langsung subur kembali setelah alat dilepas atau berhenti minum pil KB. 

Hal ini tergolong wajar karena efek konsumsi obat belum habis. Jika ingin merencanakan kehamilan, hendaknya hentikan pemakaian KB suntik beberapa bulan sebelumnya. 

4. Gairah Seks Menurun

Salah satu cara kerja hormon progesteron adalah mengentalkan lendir pada vagina. Selain itu, suntikan progestin dapat mengubah makanan yang mengandung karbohidrat menjadi lemak yang sulit bereaksi terhadap air. 

Artinya, semakin banyak kadar lemak di badan semakin sedikit pula kadar air di tubuhnya. Hal ini membawa pengaruh pada vagina yang menjadi lebih kering.  Kondisi ini mampu menimbulkan rasa sakit pada saat berhubungan seksual. 

Jika dibiarkan terlalu lama, bisa menyebabkan menurunnya gairah seksual. Kamu bisa menyiasati kondisi ini dengan melakukan foreplay yang lebih lama ataupun penggunaan pelumas. Jika kamu dan pasangan masih tetap tidak nyaman, coba dikomunikasikan salah satunya dengan mencoba beberapa posisi seks yang cocok. Menciptakan mood yang baik sebelum berhubungan seks juga bisa jadi pemantik gairah.

5. Sakit Kepala, Nyeri Payudara, dan Perubahan Mood

Ketiga efek di atas merupakan efek samping dari perubahan hormonal setelah disuntikkannya progestin ke dalam tubuh. Pada beberapa wanita, suasana hati cepat berubah dan timbul amarah yang lebih sering dari biasanya. 

Semua efek samping di atas, termasuk pusing, nyeri payudara, berkunang-kunang, bukanlah gejala penyakit tertentu namun murni karena perubahan hormon. Meskipun cukup umum, tidak semua pengguna KB suntik mengalaminya. Untuk mengurangi rasa nyeri, kamu bisa minum parasetamol. Namun, jika dirasa sangat mengganggu, konsultasikan pada bidan atau dokter kandungan.

6. Kepadatan Tulang Berkurang

Menurut jurnal penelitian yang dipublikasikan oleh The American College of Obstetricians and Gynecologists penggunaan KB suntik dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan terjadinya penipisan tulang.

Sejatinya ini bisa memicu penurunan kepadatan tulang (osteoporosis). Meski begitu, tidak akan sampai pada risiko patah tulang. Seharusnya, dengan menjaga konsumsi makanan yang mengandung Vitamin D dan kalsium, efek negatif dari suntik KB ini bisa diminimalisir.   

7. Timbul Jerawat

Perubahan hormon yang terjadi akibat KB suntik dapat menyebabkan gangguan pada kulit, seperti munculnya jerawat. Hormon progesteron dapat menyebabkan sekresi pada kelenjar minyak dan lemak di wajah secara berlebihan. 

Efeknya, timbullah jerawat sebagai akibat dari penyumbatan pori-pori. Untuk mengurangi kemungkinan timbulnya jerawat, jagalah kebersihan wajah dengan rajin mencuci muka sebelum tidur untuk membersihkan sisa make up atau kotoran yang menempel setelah beraktivitas. Kamu juga bisa menggunakan masker alami seperti jeruk nipis, lemon, atau menggosokkan irisan jahe untuk meredakan  peradangan.

8. Tidak mampu mencegah penyakit menular seksual

Suntik KB 3 bulan ini tidak bisa melindungi Anda dari penularan penyakit kelamin. Bahkan, ada kemungkinan penggunaan KB ini justru meningkatkan risiko Anda mengalami HIV atau klamidia. Namun, belum dapat ditemukan kebenaran sekaligus penyebab dari risiko tersebut.

Jika Anda ingin terhindar dari penyakit menular seksual, lebih baik Anda menggunakan kondom atau dental dam saat sedang berhubungan seks dengan pasangan Anda.

Apakah suntik kb 3 bulan cocok bagi semua wanita?

Ternyata tidak. Ada beberapa wanita yang tidak boleh suntik kb 3 bulan

1. Wanita yang merasa dirinya sedang hamil atau memiliki rencana untuk menjalani progam hamil

2. Wanita yang ingin siklus menstruasinya tetap teratur.

3. Wanita yang mengalami migrain, gangguan hati, pembekuan darah, memiliki riwayat penyakit jantung, pendarahan di antara masa menstruasi, diabetes dengan komplikasi, kanker payudara, atau berisiko tinggi menderita osteoporosis, stroke.

4. Sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti anakinra, aminoglutethimide, acarbose, dan atorvastatin

5. Memiliki tulang yang lemah atau keropos, misalnya karena osteoporosis

6. Sering mengalami perdarahan pada vagina

7. Memiliki riwayat alergi terhadap KB suntik

Itulah pembahasan lengkap tentang suntik KB 3 bulan.

Sumber :

1. https://www.halodoc.com/artikel/7-efek-samping-suntik-kb-dan-penanganannya

2. https://skata.info

3. https://www.alodokter.com/menimbang-kelebihan-dan-kekurangan-suntik-kb

4. https://www.alodokter.com/memahami-cara-kerja-dan-risiko-efek-samping-kb-suntik

5. https://hellosehat.com/hidup-sehat/seks-asmara/kontrasepsi/kb-suntik-3-bulan/#gref

6. https://4.bp.blogspot.com (Featured Image)

Artikel Yang WAJIB Dibaca Juga
(Visited 40 times, 1 visits today)

Be First to Comment

    Leave a Reply