Press "Enter" to skip to content

Mengenal Bandwagon Effect. Tren Ikut-Ikutan

Artikel ini ditulis tanggal 03 Juni 2021 dan di jaman ini ada suatu fenomena yang lumayan unik.

Ada 2 fenomena yang ITSTIME.ID sorot yaitu dalam ranah finansial yaitu makin ramainya orang berinvestasi di saham maupun crypto. Selain itu ada fenomena yang juga ramai bahkan lebih ramai yaitu orang yang joget-joget di aplikasi Tiktok.

Awalnya biasa saja sampai suatu saat ITSTIME.ID membaca tentang bandwagon effect.

Artikel ini merupakan rangkuman tentang fenomena mengikuti tren atau bandwagon effect. Sumber bisa dibaca di akhir artikel.

Filosofi Stoic : Filosofi Tentang Kebahagiaan Dan Ketidakpedulian Yang Dipegang Raditya Dika

Kalian pernah merasa melakukan hal-hal berikut ini

Pernah nggak kamu berkunjung ke cafe atau tempat wisata karena itu kekinian?

Pernah nggak kamu ikutan challenge yang lagi hits di tik tok atau instagram atau joget-joget dengan gaya tertentu?

Pernah nggak kamu suka lagu yang sedang ngehist banget?

Atau seperti fenomena di atas bahwa makin banyak orang yang berinvestasi saham dan joget-joget di aplikasi Tiktok?

Fenomena tren seperti di atas disebut dengan Bandwagon effect.

Mengutip dari web http://www.upmosphere.id/, bandwagon adalah sebuah efek atau kondisi, di mana masyarakat memiliki kecenderungan untuk mengikuti suatu tren yang sedang terjadi. Mulai dari gaya hidup, konten di media sosial, perilaku, cara berbicara, tren hiburan, dan masih banyak lagi. Sudah menjadi hal umum bagi manusia untuk mengikuti suatu tren, meskipun terkadang dilakukan secara tidak sengaja.

Di era sekarang bandwagon ini sudah sangat banyak sekali terjadi terutama para content creator seperti konten prank, konten home tour dsb.

Yang terjadi saat awal-awal corona seperti tren memelihara tumbuhan, memelihara cupang atau bersepeda juga masuk dalam bandwagon effect ini.

Biasanya tren seperti itu sifatnya akan sementara saja.

Mengapa bandwagon effect ini bisa terjadi?

Kecenderungan manusia adalah ingin diakui. Itulah sebabnya kita cenderung nyaman jika orang lain melihat dan mengakui kita dalam sebuah kelompok sosial. Istilahnya, kita merasa semakin diterima dengan menjadi sama dengan orang lain. Ketika terlihat bahwa orang banyak melakukan hal itu bersamaan, menjadi sangat sulit bagi kita untuk tidak ikut-ikutan melakukannya.

Dalam teori psikologi massa, masyarakat cenderung beranggapan bahwa apapun yang dilakukan orang banyak akan dianggap bagus dan benar. Ukuran benar dan salah, baik dan buruk, akan ditimbang berdasarkan banyaknya massa yang mendukungnya, bukan berdasarkan hasil pemikiran logis dan kritis.

Hati-Hati Dengan “Endowment Effect” : Menilai Saham “Yang Dimiliki” Terlalu Tinggi

Apakah bandwagon effect itu salah?

Jawabnya bisa iya, bisa tidak, perlu dilihat juga kasus dan peristiwanya. Misal orang-orang yang menjadi melek investasi saham jelas itu sebuah tren positif. Namun orang yang joget-joget sampai tidak kenal malu jelas itu dampak negatif.

Hal yang perlu digarisbawahi, mereka termakan bandwagon effect adalah orang-orang yang tidak punya pengetahuan cukup untuk membuat keputusan rasional dan tegas.

Ada quote menarik dari Kurt Cobain

Sumber : http://thewaytohappinesss.blogspot.com/2015/11/funny-quotes_7.html

Sumber :

1. http://www.upmosphere.id/

2. https://intisari.grid.id/

3. https://www.kompasiana.com/

4. https://nasional.sindonews.com/

Be First to Comment

    Leave a Reply