Categories
Story

Minion #9 : Perakitan Pertama Dan Masalah Yang Muncul

Tanggal 03 Desember 2020 sore saya (sekitar jam 13.30) dan Mas Ilham akhirnya bertemu untuk merangkai minion yang sudah selesai dicat.

Semua perlengkapan sudah semua dan yang dirangkai pertama adalah ban.

Saat memasang ban dalam ternyata ada problem yaitu ternyata dop dari ban dalam tidak bisa keluar dari velg. Mas Ilham sudah mencoba beberapa kali untuk memaksa dop bisa keluar dari velg tetapi ternyata tetap tidak bisa. Efek dari dop yang tidak bisa keluar adalah ban tidak bisa dipompa. Masalah 1.

Ban dalam berikutnya mau dipasang dan ternyata saya salah karena belum membeli ban dalam. Ya saya membeli ban dalam ternyata hanya 1 karena saya menganggap dalam 1 wadah ada 2 ternyata hanya ada 1. Masalah 2.

Gagal. Pemasangan ban dipending. Lanjut memasanga peranti lain di sekitar ban yaitu sproket 8 speed di freehub.

Ternyata freehubnya terlalu panjang sehingga sproketnya tidak pas. Wow…Masalah 3.

Mas Ilham bingung karena biasanya langsung bisa tanpa kendala. Ok solusi dari Mas Ilham harus dibelikan Spacer Sproket atau Ring Sproket. Solusi 1.

Urusan ban dan velg dipinggirkan terlebih dahulu.

Lanjut ke bagian BB atau Bottom Braket.

Awalnya saya agak ragu karena takut BB-nya terlalu pendek. Kata Mas Ilham BB 122mm terlalu panjang sehingga menggunakan BB 113.5. Tapi tetap ada rasa was-was juga.

Tiba-tiba hujan.

Saat BB dimasukkan ke lubang frame ternyata ada ada yang mengganjal yaitu frame rangka bawah agak terlalu maju sehingga BB tidak bisa masuk. Memang hanya beberapa milimeter saja tapi tetap tidak bisa masuk. Masalah 4.

Mas Ilham kaget karena belum pernah mengalami hal seperti itu dan juga saat melakukan pengecatan juga tidak mengecek. Waduh.

Sempat ada solusi akan menggunakan BB bawaan yang ternyata memang lebih kecil sehingga frame yang menjorok tadi tidak masalah. Ok.

BB dipinggirkan dan masuk ke area stang.

Pemasangan stem dan rubbernya aman walopun agak dikikis sedikit menggunakan cutter.

Jadi stang yang saya beli ukurannya standar, model pendek dan ingin mencari stem berwarna gold ukuran standar. Ternyata di pasaran tidak ada stem yang saya inginkan. Semua stem yang warnanya gold dan pendek adalah Oversize. Sempat bingung namun diberi solusi oleh salah satu penjual peralatan sepeda yaitu Vivo Bike untuk menggunakan rubber. Aman. Solusi 2

Pemasangan stem dan stang aman.

Saat mau memasang rem lagi-lagi ada problem yaitu Mas Ilham lupa membawa kunci 8. Hmmm.. Masalah 5. Sempat mencari di tempat Mas Paryadi namun tidak nemu.

Solusi dari Mas Ilham adalah remnya tidak usah dimasukkan ke dalam ring di frame karena ring itu ternyata tajam dan bisa merusak kabel. Solusi 3.

Lanjut ke pemasangan BB lagi. Mas Ilham mempunyai ide untuk mengikir frame yang menjorok di lubang BB dan pas saya cari kikir di tempat Mas Paryadi ternyata tidak ada. Masalah 6.

Ya sudah Mas Ilham berencana mengambil kikir di kantornya. Eh pas saya mencari lagi ternyata ada dan di dalam kotak di dalam ember dan di bagian palign bawah ember. Solusi 4.

BB terpasang.

Kita break sambil menunggu hujan.

Hujan ini membuat kami agak mundur saat mau membeli ban dalam dan kita sempat istirahat dan sholat.

Setelah hujan agak reda akhirnya kita langsung meluncur ke tempat penjual ban dan hahay, pintu tokonya sudah ditutup setengah. Ahay. Masalah 7.

Motor hijau milik Mas Ilham. Pintu toko sudah ditutup setengah.

Akhirnya bapaknya mau membuka pintu tokonya dan kita membeli ban dalam serta meminta tolong untuk memasang ban dalam di velg serta memompa kedua ban tersebut. Solusi 5.

Setelah memompa ban kita langsung meluncur ke Vivo Bike untuk membeli spacer untuk sproket dan saat dipasang langsung bisa. Solusi 6.

Velg, ban dan sproket selesai.

Stang selesai.

Lanjut memasang Crankset. Dan ternyata lagi-lagi ada problem. Masalah 8.

Crank yang saya beli ukurannya 53 dan sudah ada penutup bawaan tetapi penutup bawaan yang bagian dalam menyentuh frame bawah. Untung langsung ada solusi yaitu tutup crank hanya 1 yang dipasang yaitu yang luar. Solusi 7.

Crank selesai terpasang dengan manis dan saatnya memasang pedal. Problem masih menghampiri yaitu tidak adanya kunci 8. Masalah 9.

Proses perakitan ditunda sambil saya mencari handle post yang lebih tinggi.

Ini penampakan terakhir perakitan sepeda minion edisi 1

Di edisi artikel ini saya membeli beberapa part seperti :

– spacer freehub harganya Rp 7500

– ban dalam Rp 30.000

– caliper untuk rem Rp 45.000

Total anggaran Membangun Minion 2 palang yaitu :

Sepeda : Rp 270.000

Velg Pacific : @ Rp 188.000 = Rp 376.000

Freehub Pacific: Rp 530.000

RD Shimano Tourney dan rantai Shimano 8 speed= Rp 150.000

Shifter Shimano: Rp 150.000

Rem Hidrolis Shimano MT200 : Rp 750.000

Las beberapa area : Rp 200.000

Stang : Rp 65.000

Ruji : Rp 194.350 atau @Rp 2990

Rotor : Rp 98.100 atau @Rp 49.050

Crankset : Rp 142.250

Pengecatan : (masih belum diketahui biayanya)

Bottom braket : Rp 75.000

Stem : Rp 85.000

Rubber/ adaptor stem : Rp 50.000

Hand grip : Rp 70.000 atau @ Rp 35.000

Ban dalam : Rp 60.000 atau per @ Rp 30.000

QR seatclamp : Rp 15.000

Spacer freehub : Rp 15.000 atau @ Rp 7500

Adaptor kaliper : Rp 90.000 atau @ Rp 45000

Total : Rp 3.385.700

ARTIKEL PILIHAN

By Ahmad Muttaqin

Penyuka teknologi yang sedang belajar tentang finansial dan terobsesi dengan dunia kesehatan.

Hobi mereview makanan juga terutama yang warung under rated.

Leave a Reply