histats Press "Enter" to skip to content

Perbandingan Uang Rp 10 Juta Di Emas, Deposito Dan Saham Sejak November 2015

Editor : Ahmad Muttaqin

Kemaren ITSTIME.ID berdiskusi dengan salah satu teman terkait mana investasi yang paling memberikan return maksimal.

ITSTIME.ID memberikan gambaran dengan 3 instrumen yaitu emas, deposito dan saham. Dengan perbincangan tersebut muncullah ide untuk menulis terkait perbandingan return tersebut.

Inilah perbandingan jika kita di tahun 2015 mempunyai uang tunai senilai Rp 10.000.000 kemudian dihitung menggunakan 3 instrumen tersebut.

EMAS

Dengan uang tunai Rp 10.000.000, maka di tahun 2015 emas yang bisa dibeli seberat Rp 10.000.000 : Rp 460.000 = 21.74 gram.

Dan di tanggal artikel ini ditulis uang tersebut menjadi 21,74 x Rp 664.000 = Rp 14.435.360.

Namun salah satu kelemahan emas adalah adanya selisih harga antara harga jual dan harga beli.

Selisih Harga Jual Dan Harga Beli Dalam Emas

grafik emas sejak November 2015

Sumber : https://goldprice.org/id/spot-gold.html

DEPOSITO

Apa itu Deposito Dan Apa Bedanya Deposito Dan Tabungan?

Dengan uang tunai Rp 10.000.000 dan dimasukkan ke deposito Bank BRI dengan konsep bunga 5.8% per tahun dan bunga yang didapat dikembalikan sebagai modal deposito maka hasilnya seperti berikut

Sumber data deposito https://pusatdata.kontan.co.id/bungadeposito/

Deposito Bank BRI per 25 November 2019

Dengan melihat tabel di atas akan terlihat bahwa uang Rp 10.000.000 akan menjadi Rp 13.354.942.

Sumber : https://www.thecalculatorsite.com

SAHAM

Dengan asumsi 5 tahun maka pastinya kita akan memilih saham yang terpercaya. Disini kita memilih saham BBRI. Baca tips memilih saham yang tepat Tips Memilih Atau Membeli Saham Bagi PEMULA

Dengan uang tunai Rp 10.000.000 maka bisa dibelikan saham sebanyak Rp 10.000.000 : Rp 2305 = 4338 lembar atau 43lot.

Dan di bulan November 2019 maka jumlah uang yang dimiliki adalah Rp 4130 x 4300 = Rp 17.759.000

Grafik harga saham Bank BRI sejak November 2015 sampai November 2019

Salah satu keunggulan dari saham adalah adanya dividen yang diberikan rutin setiap tahunnya. Baca Mau Investasi Saham? Pilih Kenaikan Harganya Atau Dividen Tiap Tahunnya

Dengan asumsi dividen sebagai berikut

Dividen Bank BRI sejak tahun 2015. Sumber : https://id.investing.com/equities/bank-rakyat-in-dividends

Maka kita masih akan mendapat tambahan dividen sebesar :

Jumlah saham 4300 lembar

Dividen tahun 2016 : Rp 311,66 x 4300 = Rp 1.340.138

Dividen tahun 2017 : Rp 85,72 x 4300 = Rp 365.596

Dividen tahun 2018 : Rp 106,75 x 4300 = Rp 459.025

Dividen tahun 2019 : Rp 132,17 x 4300 = Rp 568.331

Maka total uang Rp 10.000.000 di tahun 2015 dan kemudian diinvestasikan untuk membeli saham Bank BRI menjadi Rp 20.492.090.

Ini dengan catatan uang hasil dividen tidak dibelikan saham lagi tetapi hanya masuk ke rekening RDN.

Itulah ilustrasi dengan uang tunai Rp 10.000.000 kemudian diinvestasikan ke emas, deposito dan saham Bank BRI hasilnya terlihat bahwa saham bisa memberikan return 100% dari uang yang diinvestasikan.

Tetapi harap dicatat bahwa simulasi di atas tidak berlaku untuk 5 tahun ke depan karena bisa saja jauh lebih tinggi atau bahkan turun jauh dibanding simulasi ini.

Sumber :

1. https://www.amethyst-tower.com

(Visited 140 times, 1 visits today)

Be First to Comment

Leave a Reply

Mission News Theme by Compete Themes.