Ada banyak sekali masyarakat yang tergiur untuk masuk ke dunia saham karena embel-embel kemudahan dalam mendapatkan keuntungan bahkan mendapatkannya dengan cepat.

Karena momen ini akhirnya muncul banyak sekali influencer, grup-grup rekomendasi saham hingga pelatihan-pelatihan yang harganya jutaan hanya agar para pemula ini bisa terjun di dunia saham dan berharap bisa survive.

Jangan Serahkan Uangmu “Sepenuhnya” Ke Grup Rekomendasi Saham

Memang tidak ada salahnya karena kebanyakan pemula masuk ke dunia saham banyak yang tidak belajar secara mendalam.

Dan biasanya ketika sudah masuk dan mendaftar sekuritas kebingungan pertama adalah

1. Bagaimana caranya memilih saham

2. Kapan sebaiknya saya beli dan saya jual

ITSTIME.ID akan memberikan panduan ringan agar para pemula bisa lebih paham saat benar-benar akan membeli saham

1. Bagaimana caranya memilih saham

Pertanyaan yang paling banyak ditanyakan oleh para pemula dan hal ini sangat wajar karena di bursa saham Indonesia ada sekitar 700 perusahaan yang siap dipilih.

700 perusahaan ini ada yang kinerjanya sangat bagus, bagus, standar, jelek dan delisting.

Terus bagaimana cara gampang untuk memilih saham?

Perhatikan beberapa indikatornya seperti

EPS (naik atau stabil)

Book Value (naik atau stabil)

ROE (naik atau stabil)

DER (turun atau stabil)

GPM dan NPM (naik atau stabil)

Dividen (naik atau stabil)

Terus yang baik kira-kira berapa? Nah bisa dibaca disini selengkapnya Cara Mencari Saham Berfundamental Bagus Dan Rutin Membagikan Dividen

2. Kapan sebaiknya saya beli dan saya jual

Setelah menemukan saham yang sangat bagus dan memiliki dividen di atas 5% maka kini saatnya hal yang membingungkan lagi yaitu kapan saya akan membelinya dan kapan akan menjual.

Artikel Menarik  Deposito #3 : Pengalaman Menabung Deposito Di Bank Syariah Mandiri

Yang akan dijadikan contoh adalah salah satu saham milik ITSTIME.ID yaitu PBID

Langkah-langkahnya adalah

1. Tentukan harga wajar saham menggunakan rumus Graham Number.

Rumusnya √22.5 x EPS x BVPS

Kalian bisa membacanya disini secara lengkap Cara Menghitung Harga Wajar Saham Menggunakan Rumus Graham Number

Saat ITSTIME.ID membeli, harga PBID masih di kisaran Rp 800 dan  harga wajar menurut rumus di atas adalah Rp 2042.

2. Berapa target keuntungannya?

ITSTIME.ID hanya mentarget minimal kenaikan 30%.

3. Di harga berapa kita akan membeli?

ITSTIME.ID membeli saat harga wajarnya dikurangi harga 30% sebagai target keuntungan seperti di poin no 2.

Artinya harga Rp 2042 dikurangi 30%-nya menjadi Rp 1430 (kira-kira)

ITSTIME.ID akan membeli saham PBID selama saham PBID harganya masih dibawah Rp 1430.

4. Terus kapan menjualnya?

Ada 2 cara menjual saham versi ITSTIME.ID yaitu

  • Jika harga wajarnya sudah terpenuhi

Saat artikel ini ditulis tanggal 08 Feb 2021 harga PBID sekitar Rp 1400 yang artinya masih dibawah harga wajar.

  • Jika keuntungan sudah 30%

Dari contoh saham PBID, ITSTIME.ID membeli di harga 880 yang artinya jika ditambah 30% menjadi Rp 1144. Harga saat ini Rp 1400 artinya sudah boleh dijual.

Gampang kan?

Kalian bisa riset sendiri dan membaca rasio-rasio yang ada sendiri dan menentukan saham apa yang akan dibeli.

Sumber :

1. https://www.daya.id/ (Featured Image)

Author: Ahmad Muttaqin

Penyuka teknologi yang sedang belajar tentang finansial dan terobsesi dengan dunia kesehatan. Hobi mereview makanan juga terutama yang warung under rated.

Leave a Reply