histats Press "Enter" to skip to content

Sering Nonton RCTI, MNC Atau Baca Inews? Yuk Kumpulkan Juga Sahamnya

Editor : Ahmad Muttaqin

Kalian pasti tahu nama-nama media berikut

– Nonton sinetron Preman Pensiun atau Tukang Ojek Online di RCTI?

– Nonton Uang Kaget atau Bedah Rumah di GTV?

– Nonton Raden Kian Santang di MNC Tv?

– Atau mencari berita di inews atau okezone?

Ya kalian adalah customer dari grup MNC atau Media Nusantara Citra.

Pasti kita akan tahu bahwa MNC itu dimiliki oleh Bapak Hary Tanoesoedibjo. Tapi apakah kalian tau juga kalo kalian juga bisa memiliki saham perusahaan hanya dengan 1 lot?

Sejarah singkatnya adalah Media Nusantara Citra Tbk (MNC) didirikan 17 Juni 1997 dan mulai beroperasi secara komersial pada bulan Desember 2001. Dan tanggal 22 Juni 2007 MNC ini resmi IPO di pasar saham.

Adapun kegiatan usaha utama MNCN yang kami kutip dari web Britama.com meliputi content dan kepemilikan serta pengoperasian 4 TV Free-To-Air nasional (RCTI, MNCTV, GlobalTV dan SindoTV).

MNC juga memiliki channel-channel yang diproduksi oleh MNC (MNC News, MNC Business, MNC Infotainment, MNC Muslim, MNC Entertainment, MNC International, MNC Music, MNC Movie, MNC Drama, MNC Comedy, MNC Lifestyle, MNC Fashion, MNC Food & Travel, MNC Kids, MNC Sports 1, MNC Sports 2, Golf Channel, MNC Home & Living dan MNC Health & Beauty.) yang disiarkan di TV Berlangganan yaitu Indovision, TopTV dan Okevision.

Selain itu, MNC juga memiliki basis media dan usaha lainnya yang bertujuan untuk mendukung kegiatan utamanya. Bisnis pendukung tersebut terdiri dari radio (Sindo Trijaya, Global Radio Jakarta, RD Jakarta, V Radio), media cetak (Koran Sindo, Sindo Weekly, Genie, Mom & Kiddle, Just for Kids, HighEnd dan het), talent management (Star Media Nusantara) dan rumah produksi (MNC Pictures, MNC Animation, MNC Contents dan MNC Innoform).

Nah kali ini akan membahas tentang saham dari perusahaan yang memiliki kode MNCN.

Jika kita mengambil data dari pertama kali MNCN ini masuk bursa maka akan melihat kinerja saham dari MNCN cenderung statis dengan imbal hasil hampir 0.

Itulah kinerja saham dari MNCN. sekarang kita lihat apakah kinerja perusahaannya selama 5 tahun terakhir bagus? Dengan menggunakan pendekatan fundamental yang sudah ITSTIME.ID tulis disini Contoh Memilih Saham Berfundamental Bagus Menggunakan RTI (SIDO) maka saham MNCN termasuk saham yang realtif bagus. Berikut buktinya yang datanya ITSTIME.ID ambil dari web RTI.

Pertumbuhan EPS dari tahun 2015 terus bertumbuh. Dari sisi Book value juga terus bertumbuh dalam 5 tahun terakhir

Pertumbuhan itu juga terjadi di NPM atau Net Profit Margin dan Return on Equity.

Justru yang menurun adalah jumlah dividen yang dibagikan setiap tahunnya. Walopun memang MNCN rutin membagikan dividen setiap tahun.

Itulah gambaran tentang kinerja saham dan kinerja perusahaan MNCN ini. Jika kalian setiap hari nonton tv atau baca berita di kanal milik MNCN kenapa tidak untuk ikut juga memiliki saham MNCN. Siapa tau pas rapat umum pemegang saham kalian bisa berjumpa dengan Bapak Hary Tanoesoedibjo.

Sumber :

1. https://britama.com/index.php/2012/12/sejarah-dan-profil-singkat-mncn/

2. https://analytics2.rti.co.id/?m_id=1&sub_m=s2&sub_sub_m=4

3. https://www.mnc.co.id/

(Visited 22 times, 1 visits today)

Be First to Comment

Leave a Reply

Mission News Theme by Compete Themes.