Press "Enter" to skip to content

Skema Ponzi : WAJIB Kalian Tahu, Belajar Dari Alimama & JD Union 888

Artikel ini ditulis tanggal 20 September 2020 pukul 21.00. Dalam 2 hari sebelumnya ada kabar tentang ditutupnya JD Union 888 (JD Union 888 Sudah Tutup/Tidak Aktif? Trus Bagaimana Nasib Membernya?)

Selain JD Union 888, kami juga sempat mengulas aplikasi yang sama yaitu Alimama (Aplikasi Alimama. Mau Percaya Atau Tidak?)

Nah disini kami akan membahas tentang skema Ponzi?

Apa itu? Dan apa hubungannya dengan JD Union 888 dan Alimama?

Dikutip dari web Wikipedia, skema Ponzi adalah modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau organisasi yang menjalankan operasi ini.

Jadi kegiatan operasional perusahaan itu tidak ada, yang ada adalah setoran dari investor kedua untuk membayar komisi investor pertama, setoran investor ketiga untuk membayar komisi investor kedua. Begitu seterusnya.

Dari pengertian di atas bisa disimpulkan bahwa investor kesatu harus mencari investor kedua agar mendapat komisi, sedangkan investor kedua harus mencari investor ketiga untuk mendapat komisi.

Jika investor satu sudah menemukan investor kedua maka nama investor satu disebut upline sedangkan investor kedua disebut downline.

Pembuat skema ponzi ini adalah Carlo Pietro Giovanni Guglielmo Tebaldo Ponzi atau Charles Ponzi.

Perencana Keuangan Ahmad Gozali, mengatakan, beberapa ciri-ciri umum skema Ponzi yang bisa dikenali, yaitu:

– Menjanjikan imbal hasil fixed atau tetap tiap bulan dan biasanya imbal hasilnya juga tinggi (>2 persen per bulan)

– Usahanya tidak jelas, tidak memiliki skala ekonomi yang jelas berapa modal yang diperlukan.

– Investor lama diajak untuk menggaet investor baru dan mendapat bonus tambahan lagi dari situ

– Awal periode pembayaran investasinya rutin namun lama-lama mulai seret dengan banyak alasan

– Biasanya member disuruh topup dengan nominal kecil dan mendapat pengembalian, kemudian ditawari dengan investasi nominal besar

– Ada beberapa produk yang menjadi modus seperti jualan pulsa, aplikasi hingga umroh. Namun produk-produk tersebut hanya kedok.

– Tidak terdaftar di OJK

Tips untuk mengetahui apakah suatu bisnis terindikasi menggunakan skema ponzi dan cara menghindarinya?

1. Perhatikan benar-benar perusahaan yang menjalankan. Browsing secara maksimal baik nama, alamat, para petinggi perusahaan hingga bisnis-bisnis yang ada.

Cara googling yang “licik” tapi ampuh adalah

“(Nama bisnis) penipu”

“(Nama bisnis) skema ponzi”

“(Nama bisnis) ilegal”

2. Jika perusahaan tersebut menjual produk apakah produk tersebut benar-benar sesuai seperti harganya, barangnya atau hanya sebagai kedok atau produk fiktif.

Contohnya adalah menjadi agen pulsa.

Standarnya agen pulsa tidak usah mendaftar atau cukup deposit sesuai dengan jumlah pulsa yang akan dijual semisal mau menjual pulsa 100rb maka depositnya 100rb.

Jika harus mendaftar kemudian deposit hingga jutaan rupiah tetapi pulsanya hanya ratusan ribu kemungkinan akan menggunakan skema ponzi.

3. Ada iming-iming hadiah besar seperti motor, mobil maupun liburan 

4. Jika harus mendaftar apakah harus membayar dan digunakan untuk apa uang pendaftaran tersebut. Jika tidak bisa menyebutkan maka kemungkinan skema ponzi.

Dulu ada bisnis menggunakan skema ponzi yaitu menjadi agen pulsa dengan cara mendaftar paket senilai Rp 300rb dan mendapat pulsa hanya puluhan ribu. Sisanya menjadi uang pendaftaran dan kit. Dan jika ingin lebih sukses uang pendaftarannya hingga Rp 7.5 juta.

5. Ada perintah untuk mencari agen baru atau mencari kaki

Ini benar-benar harus diperhatikan karena sebenarnya mencari agen tidak masalah seperti agen reseller maupun dropshipping.

Tetapi bisnis skema ponzi lebih sering memang mengincar uang pendaftaran atau setorannya seperti poin 4

6. Jika ketahuan website atau sistem kegiatan tiba-tiba lenyap

Terus apa hubungannya dengan Alimama dan JD Union 888?

Alimama dan JD Union 888 menggunakan konsep top up terlebih dahulu dan melakukan kegiatan fiktif yaitu klik-klik iklan dan dapat komisi.

Jika tidak topup tidak dapat komisi.

Nah dari topup inilah uang komisi dibagikan ke member di atasnya.

Bagi teman-teman yang membaca artikel ini diharap untuk terus waspada karena bisnis skema ponzi hampir setiap tahun ada yang baru.

Sumber :

1. https://id.wikipedia.org/

2. https://www.kompas.com/tren/read/2020/08/05/060300365/mengenal-skema-ponzi-modus-investasi-bodong-yang-banyak-makan-korban?page=all

3. https://asset.kompas.com (Featured Image)

Artikel Yang WAJIB Dibaca Juga
(Visited 226 times, 1 visits today)

Be First to Comment

    Leave a Reply