Press "Enter" to skip to content

Takut Membeli Saham Tidak Likuid? Ini TIPS-nya Khusus Investor Teri Dan Contoh Sahamnya

ITSTIME.ID sering membaca di forum-forum tentang ketakutan investor ritel yang tidak mau membeli saham tidak likuid.

Ada yang bilang takut menjual walopun untung

Ada yang bilang kalopun mau cutloss susah keluar

Mau avg down atau avg up susah

Tapi apa memang seperti itu kondisinya?

Yuk dibedah sedikit tentang saham tidak likuid dan bagaimana caranya keluar baik cutloss, taking profit maupun hanya ingin average down atau average up.

Ini cerita awal-awal ITSTIME.ID “terperosok” di saham tidak likuid.

Pengalaman Membeli Saham Tidak Likuid

Saham tidak likuid artinya saham yang tidak aktif diperdagangkan atau istilah lainnya adalah saham illikuid. Saham illikuid tidak disenangi oleh trader karena jarang ditransaksikan atau sepi peminatnya.

Ada 4 tips yang bisa kalian pegang saat mau masuk ke saham tidak likuid.

1. Pilih saham berfundamental bagus

Poin pertama ini tidak bisa ditawar-tawar kenapa? Karena saham berfundamental bagus hanya tinggal menunggu waktu akan ramai apalagi saat kinerjanya setiap tahun terus meningkat.

Jika pun tetap tidak likuid maka kalian pasti akan menikmati kenaikan capital gain maupun dapat dividen rutin.

Ini cara memilih saham berfundamental bagus ala ITSTIME.ID

Contoh Memilih Saham Berfundamental Bagus Menggunakan RTI (SIDO)

2. Perhatikan harga wajar saham

Oh ya ITSTIME.ID belum bilang di artikel ya kalau tips-tips ini hanya cocok digunakan untuk investor bukan trading.

Kenapa harus memperhatikan harga wajarnya? Agar kita tau kapan kita membeli dan kapan sebaiknya menjual

ITSTIME.ID saat ini memegang saham HEXA dengan harga pembelian Rp 3300.

ITSTIME.ID memilih saham HEXA karena berdasarkan rumus Graham Number, harga wajar HEXA berada di harga Rp 7168. Artinya jika ingin membeli di harga sekarang Rp 3590 potensi keuntungannya masih bisa 80%.

Cara Menghitung Harga Wajar Saham Menggunakan Rumus Graham Number

Sebenarnya saat ini sudah profit 8% dan apabila dijual gampang saja. Lihat bid dari saham HEXA tanggal 24 Agustus 2020 dari website Stockbit

Kalian bisa menjual saham HEXA di harga minimal (Rp 3500) pun bisa karena yang ingin membeli saham HEXA sebesar 1088 lot.

3. Waktunya panjang

Waktu yang dibutuhkan juga seharusnya panjang, bisa minimal 1 minggu atau 1 bulan atau lebih panjang dari itu.

Pokoknya saham tidak likuid jangan digunakan untuk trading.

4. Khusus investor ritel

Nah ini antara penting dan tidak penting. Jelas penting bagi kita-kita yang hanya investor ritel yang modal masih kisaran puluhan atau ratusan juta.

Mungkin bagi Bapak Lo Kheng Hong tidak bisa langsung menjual semua sahamnya atau mau membeli saham dalam jumlah yang banyak dalam sekali beli.

Tapi bagi investor ritel yang ingin membeli atau menjual saham tidak likuid masih bisa jika ingin menjual atau membeli 100 lot.

Itulah 4 tips yang bisa digunakan untuk membeli atau menjual saham tidak likuid.

ITSTIME.ID dulu pernah membeli saham MFMI karena fundamentalnya bagus. Jelas saham ini tidak likuid.

Tetapi ada musim bagi-bagi dividen dengan yield yang menggiurkan. Gampang deh dijual dengan profit 80%.

Cara Men-Trap Dividen/ Menjebak Dividen Beserta Contoh Kasusnya

Artikel Yang WAJIB Dibaca Juga
(Visited 225 times, 1 visits today)

Be First to Comment

    Leave a Reply