Categories
Finansial Saham

Target Long Term Itu Berapa Tahun Dan Keuntungannya Berapa Persen?

Salah satu pertanyaan dari pemula yang masuk ke dunia saham adalah seperti judul di atas

“Beli saham ABCD bagus tidak ya? Mau buat long term

Ada beberapa hal yang menurut ITSTIME.ID ambigu yaitu apa yang menjadi patokan saham itu bagus? Dan yang dimaksud long term itu berapa lama waktunya? Apa 1 minggu, 1 bulan, 1 tahun, 5 tahun?

Berangkat dari pertanyaan di atas ITSTIME.ID akan mencoba memberikan panduan biar teman-teman pemula yang masuk ke dunia saham bisa lebih mendapat pandangan.

1. Apa tujuan kita investasi saham?

Pasti banyak yang menjawab biar uangnya nambah banyak atau memang akan dijadikan tempat jualan (trader).

2. Mau berapa lama kita investasi saham?

Nah biasanya dari pertanyaan ini akan timbul macam-macam jawaban terkait berapa lama.

Dalam dunia saham harga suatu saham sangat fluktuatif per hari bahkan bisa sampe per menit.

Kalo melihat grafiknya maka menahan saham ABCD selama 1 minggu sudah terasa sangat lama. Tapi jika benar-benar ingin investasi maka jangka waktu yang ideal menurut ITSTIME.ID adalah 3 tahun.

Kenapa 3 tahun?

Karena konsepnya begini misal perusahaan ABCD membuat 1 terobosan penting di tahun 2018. Nah di tahun ke 2 atau tahun 2019 terobosan itu akan terlihat hasilnya namun masih perlu evaluasi.

Baru di tahun ketiga atau tahun 2020 hasil terobosan perusahaan ABCD di tahun 2018 benar-benar terlihat hasilnya.

Atau bisa saja perusahaan WXYZ di tahun 2018 rugi. Kita perlu melihat apakah tahun 2019 masih rugi atau untung. Jika ternyata masih rugi sebaiknya ditinggalkan. Namun jika tahun 2019 ternyata untung maka kita perlu melihat tahun 2020 apakah kembali rugi atau untung lagi. Jika untung lagi maka kemungkinan perusahaan XWYZ di tahun 2018 hanya “apes” saja.

3. Berapa keuntungan yang ingin dicapai?

Nah ini yang sangat jarang dibahas. Entah karena menganggap masuk ke saham sudah pasti untung atau justru sangat ngeblank sehingga tidak paham apa yang ingin dicari.

Dalam beberapa artikel disebutkan bahwa sekelas Opa Warren Buffet keuntungan per tahun yang dicapai sekitar 20-30%. Ingat ya per tahun bukan per bulan apalagi per hari.

Jadi jika misal uang Warren Buffet tahun 2020 adalah Rp 1000.000 maka di tahun 2021 “hanya” tambah menjadi Rp 1.300.000.

Yang menjadi kuncinya adalah Warren Buffeet untung 30% selama puluhan tahun dan uangnya akhirnya bunga berbunga.

Bagaimana dengan ITSTIME.ID?

ITSTIME.ID hanya mengincar kenaikan 15% per tahun dan alhamdulillah tahun 2020 ini tercapai.

4. Terus cara mencapai keuntungan itu gimana?

ITSTIME.ID menganut value investor dan memilih saham berfundamental bagus namun yang harganya masih murah. Apa indikator harga murah? Harganya masih di bawah harga wajarnya.

Ini rumusnya

Cara Menghitung Harga Wajar Saham Menggunakan Rumus Graham Number

Gimana sudah ada gambaran kan?

Sumber gambar :

1. https://i1.wp.com/www.maxmanroe.com

ARTIKEL PILIHAN

By Ahmad Muttaqin

Penyuka teknologi yang sedang belajar tentang finansial dan terobsesi dengan dunia kesehatan.

Hobi mereview makanan juga terutama yang warung under rated.

Leave a Reply