histats Press "Enter" to skip to content

The Penyetan & Warmindo : Rujukan Penyetan Baru Dengan Sensasi Di Luar Ekspektasi

Editor : Ahmad Muttaqin

Halo TIMER

Kalo melihat judulnya pasti kalian udah tau kalo gw mau mereview makanan lagi ya.

Nah kali ini gw mau mereview penyetan

NAMA : The PW (Penyetan & Warmindo)

ALAMAT : Lihat di segmen Layanan

CARA BELI : Langsung

HARGA : Lihat di Harga

STORY

Kalo bicara tentang kuliner Jogja tidak akan pernah ada habisnya. Selalu ada warung makan baru dan selalu ada yang tutup. Kalo laris jadi trending, kalo enggak pasti tutup.

Menurut gw Jogja pasti masuk dalam surga kulineran. Dan 2 rajanya kuliner di Jogja adalah penyetan dan warung burjo (Raja lainnya yaitu gudeg dan angkringan). Mengapa raja? Karena kalo kalian di Jogja hampir setiap 100 meter ada 4 pilihan ini gudeg, angkringan, penyetan atau warung burjo.

Nah kali ini gw mau mereview sebuah warung yang ternyata gabungan antara penyetan dan warmindo. Penasaran rasanya?

Gw hanya review penyetannya aja

TEMPAT & SUASANA

Nama warungnya adalah The PW (Singkatan dari Penyetan & Warmindo). Pas gw liat menunya sih memang ada menu mie instan kekinian. Cuma memang tampilan warungnya tidak khas warung burjo.

The PW konsepnya malah mirip kafe kekinian tetapi dengan sentuhan sederhana.

Untuk lokasinya berada di Utara Fakultas Kehutanan UGM. Rutenya dari simpang 4 MM UGM ambil ke timur sampai nemu bundaran. Nah dari bundaran ambil yang jalan serong utara atau timur laut. Jauhnya hanya sekitar 100m nanti warungnya di kiri jalan sebelum masjid.

Oh ya sekedar info sepertinya untuk parkir mobil bisa tetapi mungkin perlu trik karena lokasinya agak menanjak dan di daerah pemukiman.

PELAYANAN

Gw datang ke warung The PW ini sekitar jam 15.30 dan setau gw pas agak sepi karena memang bukan jam makan siang atau makan malam. Tetapi pelayanannya agak lama hampir 30 menit. Menurut gw agak lama sih. Gw bayangin kalo pas jam makan bisa lebih lama lagi.

REVIEW

Walopun namanya ada warmindonya tetapi gw baru mau mereview penyetannya.

Gw akan mereview 2 menu yaitu ayam goreng dan nila bakar sebagai lauknya.

Salah satu tolok ukur suatu penyetan akan gw datangin lagi atau tidak ketika ayam atau telurnya enak. (Di Jogja penyetan itu banyaknya masyaallah. Dan kita harus buat standar minimal…hehe)

Dan The PW memenuhi standar itu.

Ayamnya bersama nasi rumah (bukan nasi The PW)

Saat pesan gw menulis paha atas. Eh yang dateng paha atas sampe bawah euy). Gw selalu milih paha atas karena dagingnya seharusnya lebih lembut dibanding dada.

Ayamnya lumayan besar tetapi tidak spesial banget besarnya. Menurut gw cara mengolahnya unik. Saat dipegang kayak ada lapisan tipis yang menyelimuti ayamnya entah itu telur atau tepung (Tapi kayae tepung). Tapi ini enak.

Standar ayam yang enak berikutnya adalah seratnya itu lurus dan rapih. Tidak tipis-tipis (Piye yo menerangkannya..hehe) Ini penting saya utarakan (Gus Baha mode on) karena biasanya ayam yang seratnya lurus dan rapi ayamnya enggak alot. Beda dengan ayam hasil ater-ater.

Seratnya lurus dan rapi to..

Untuk rasa mungkin perlu ditingkatkan kegurihannya. Ok. itu ayam ya.

Menu yang kedua adalah nila. Sejujurnya gw enggak terlalu suka pesan nila di penyetan karena nila bisa merusak susu sebelanga…(Eh sory-sory nglantur).

Gw enggak terlalu suka nila karena pas makan harus fokus. Kalo enggak, duri bisa nangkring di tenggorokan.

Nah nila The PW ini menurut gw enak. Gw makan nila bakar.

Hasil bakarannya enak, tidak terlalu gosong dan hampir semua bagian ikannya kena bumbu kecapnya.

Keliatan kan kalo hasil bakarannya bagus. Semua sisi ikan warnanya kecoklatan

Dan bumbunya juga kerasa. Di nila juga tidak ada sisa bakarannya yang hitam dan pahit (Ini sering banget kalo beli penyetan yang dibakar)

Lanjut di ubo rampenya.

Di menu The PW ada sambal (Gw coba sambal bajak dan sambal bawang), terong goreng, jamur goreng, tahu tempe crispy.

Sambal bajaknya istimewa. Kalian saat beli harus nyoba.

Ini sambalnya bukan yang gede-gedean level trus sampe mulut kalian jontor saat makan. Ini sambalnya stylish. Tidak terlalu pedas, ada sensasi unik (kayanya dari daun jeruk deh..Ntar kalo ownernya baca boleh dikoreksi), dan rasanya nagih. Pokoknya harus coba. Bisa dinikmati oleh orang yang anti pedas.

Untuk sambal bawangnya gw enggak terlalu suka. Menurut gw terlalu langu (Langu itu apa ya bahasa Indonesianya..)

Nah untuk jamurnya menurut gw istimewa sebagai pendamping penyetan. Jarang-jarang penyetan bawa jamur sebagai ubo rampe di menunya. Untuk tempe menurut gw agak terlalu keras. Tahunya enak dan unik dengan balutan tepung tipis. Ada sensasi kriuk tapi dalamnya lembut.

Yang menurut gw istimewa lagi adalah terongnya. Terongnya membawa konsep terong goreng diberi sedikit tepung. Tidak crispy dan cenderung lembek tapi sensasi saat makan jadi unik. Ini enak kalo dicocol sama sambal bajaknya.

Ini rekomendasi gw ya kalo kalian mau nyoba, Ayam paha atas + Sambal bajak + Terong dan Jamur. Istimewa. Dan triknya adalah karena pas gw pesan agak lama maka kalian bisa pesan dulu jamur dan terongnya sama sambal bajak buat cemilan.

HARGA

Secara umum harganya sama dengan penyetan yang lain. Dengar-dengar ownernya dulu adalah salah satu tim manajemen dari warung yang “sambalnya banyak itu”. Jadi rasa dan harga pastinya sudah melalui standar tersendiri.

harga nasi box The PW.

Gw enggak liat harga di warung dengan harga nasi box sama atau enggak.

FAKTOR LAIN

Oh ya saat di warungnya gw liat kalo nasinya ambil sendiri. Kabar ini bagi anak kos bagaikan oase sejuk di tengah musim kemarau yang panjang dan di tanggal tua.

KESIMPULAN

The PW jelas tidak hanya menjadi alternatif penyetan di Jogja. Tetapi sudah bisa menjadi rujukan utama saat kalian lapar.

Perpaduan ayam paha atas yang paripurna, sensasi stylish sambal bajak, jamur dan terong yang sedikit malu-malu menunjukkan crispynya dan nasi ambil sendiri adalah anugerah indah buat warga Jogja khususnya.

Jika makanan disini ISTIMEWA, silahkan share artikel ini ke keluarga atau teman dekat biar bisa ikut menikmati makanan yang Istimewa ini, tetapi jika kalian tidak sepakat dengan review yang kami tulis, mohon tulis komentar apa yang menurutmu enak dan layak untuk direkomendasikan

GAMBAR

(Visited 101 times, 1 visits today)

Be First to Comment

Leave a Reply