Press "Enter" to skip to content

Trader, Investor & Bandar Itu Saling Bersaudara. Musuhnya Adalah…

Kalo kalian perhatikan di grup-grup saham seperti Facebook, Stockbit maupun Telegram pasti akan banyak perdebatan.

Trader menyerang investor dengan mengatakan

  • masa depan analisa fundamental suram,
  • ngapain lama-lama pegang saham kalo 1 hari sudah bisa cuan 2% tinggal dikali 20 hari
  • saham itu ya jual beli bukan analisa rumit tentang perusahaan

Tapi kadang trader bertekuk lutut ketika ilmu tarik garisnya dihancurkan oleh bandar. Bandar seenaknya sendiri membuat chart yang membuat analisa teknikal trader ambyar.

Investor balik menyerang trader dengan mengatakan

  • analisa tarik garis itu kan seenaknya yang menggaris
  • silahkan kalo mau pusing setiap hari bahkan setiap menit hanya untuk cuan 2%
  • cuan 2% per hati tapi lossnya berapa %

Apakah investor punya problem dengan bandar? Tidak terlalu karena investor jangkauan waktu atau timeframenya luas.

Apakah bandar punya problem dengan trader dan investor? Jelas ada

Jika trader ternyata punya kekuatan amunisi yang kuat malah bisa membuat bandar rugi. Adalagi jika para trader ini menumpang kegiatan bandar saat bandar mengakumulasi kemudian mengguyur. Eh trader ini malah ikut cuan seperti bandar.

Problem dengan investor malah lebih runyam. Saat mereka mengguyur saham para investor ini malah serok dengan gembira.

Saat bandar akumulasi dan membuat harga tinggi, eh malah investor ini berfoya-foya untuk menjual sahamnya.

Bingungkan?

Sebenarnya di dunia saham itu trader, investor dan bandar bersaudara. La kok bisa?

Investor beli saham di harga bawah karena melihat kinerja fundamental perusahaan yang bagus. Harga ini tidak akan kemana-mana jika hanya dibeli oleh investor juga.

Bandar melihat kinerja perusahaan bagus maka membuat sentimen dan melakukan akumulasi.

Saat bandar akumulasi, trader ikut menumpang dan menaikkan harga saham.

Saat harga sudah tinggi investor menjual sahamnya, bandar juga menjual sahamnya dan trader juga menjual sahamnya.

Trus yang beli saham-saham itu siapa?

  1. Orang-orang yang tidak tau ilmu sama sekali dan hanya mengandalkan rekomendasi grup tanpa menganalisa.
  2. Orang-orang yang tidak punya pendirian. Saat investor jaya beralih investor. Saat bandar cuan beralih ke bandar. Saat tarikan garis trader tepat pindah ke trader.
  3. Orang-orang yang ingin kaya dengan instan di bursa saham.

Jadi musuh dari investor, bandar dan trader ya RUGI…Udah itu aja

Eh adalagi yang ikut cuan selain 3 di atas? Siapa hayo? Ya BEI sama sekuritas.

Be First to Comment

    Leave a Reply